Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suasana haru Hari Ibu di Polres Wonosobo, para Polwan menangis

Suasana haru Hari Ibu di Polres Wonosobo, para Polwan menangis Suasana haru hari Ibu di Polres Wonosobo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Suasana haru dan air mata menetes di pipi para anggota Polres Wonosobo. Tujuh ibu dari tujuh anggota polisi wanita (Polwan) Wonosobo dihadirkan di Gedung Serbaguna Polres Wonosobo, Jumat (22/12) Pagi.

Para ibu yang duduk di tribun upacara, masing-masing didekati oleh putrinya. Para Polwan memberikan hormat sebelum kemudian memeluk erat sang ibu. Para Polwan itu, mengemban tugas Operasi lilin Candi 2017, yang berarti mesti mengurangi waktu bersama keluarga.

Wakapolres Wonosobo, Kompol Umi Mariati mengatakan sengaja mendatangkan tujuh ibu dari para Polwan yang baru saja mengemban tugas di Kepolisian. Para ibu tersebut diundang, agar para putrinya tetap bisa menyampaikan makna kasih pada ibu di hari ibu, sebab terhalang dinas. Lewat pelukan ibu, setidaknya terpantik semangat lebih untuk melayani masyarakat.

"Setinggi-tingginya pangkat dan jabatan, ibu adalah segala-galanya, ibu yang mengandung kita, ibu yang mengasuh kita. Kita sebagai anggota Kepolisian belum tentu bisa pulang mengucapkan selamat hari ibu kepada ibu masing-masing. Tugas kita memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam rangka Operasi lilin Candi 2017 mengharuskan kita memberikan pelayanan kepada masyarakat, akan tetapi orang tua kita pasti sudah memakluminya karena tugas negara yang kita emban," kata Mariati.

Mariati juga mengatakan di mana masyarakat sedang berlibur, merayakan Natal, merayakan pergantian tahun bahkan saat Idul Fitri, setiap Bhayangkara Polri harus siap melayani masyarakat. Memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.

"Momen hari ibu ini istimewa. Kita melihat haru kasih sayang dengan melihat para Polwan kita dipertemukan dengan ibu mereka," ujar Wakapolres.

Di hadapan masing-masing ibu, para Polwan juga memberikan suapan nasi kepada orang tua sebagai bentuk sayang. Lalu membasuh kaki ibu sebagai bentuk pengabdian.

Saat menyuapi ibu masing-masing, para Polwan menangis yang diikuti tangisan ibu mereka seraya memeluk buah hatinya. Bahkan sampai ada anggota yang keluar dari gedung tempat upacara karena tidak kuat menahan tangisnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP