Suami Penyiram Istri Pakai Air Panas Gara-gara Makanan Disemutin Jadi Tersangka
Merdeka.com - HE (25), suami yang menyiramkan air panas dari termos kepada istrinya berinisial SE (21) di Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka. Aksi penyiraman tersebut dilakukan HE setelah mendapatkan kata-kata kasar dari istrinya usai komplain terkait makanan dihinggapi semut.
"Sudah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terjadi tindakan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) kepada istrinya, SE yang disiram menggunakan air panas sampai luka di bagian punggungnya," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Senin (6/1).
Akibat luka dideritanya hingga saat ini SE masih harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Cibalong. Korban luka punggung melepuh karena siraman air panas dilakukan HE.
Polisi hingga kini masih mendalami kasus KDRT tersebut. Kasus tersebut akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak pada Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut.
"Besok berkasnya akan dilimpahkan," tandasnya.
Sebelumnya, Kepolisian Resor Garut mengamankan seorang pemuda yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada istrinya. Aksi dugaan kekerasan tersebut diduga dipicu akibat tidak terimanya sang suami saat melihat makanannya dipenuhi semut.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyebut pemuda yang diamankan pihaknya berinisial HE (25). Ia menyebut bahwa HE diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya yang berinisial SA (21).
"HE ini diketahui merupakan warga Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Ia diduga melakukan tindakan kekerasan kepada istrinya dengan cara menyiramkan air panas ke bagian punggungnya dan juga dipukul dan ditendang," ujarnya, Sabtu (4/1).
Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, saat itu pelaku HE dan korban SA hendak makan bersama. Saat hendak makan ternyata di dalam sayurnya terdapat banyak semut dan HE langsung menegur istrinya.
Teguran tersebut ternyata membuat SA tersinggung sehingga kemudian keluar kata-kata kasar dari korban. "Saat itu pelaku HE langsung menyiramkan air panas dari termos ke bagian punggungnya. Korban juga diduga dipukul dan ditendang oleh pelaku," katanya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya