Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suami pembunuh pegawai BNN diduga alami gangguan kejiwaan

Suami pembunuh pegawai BNN diduga alami gangguan kejiwaan Tersangka pembunuhan pegawai BNN Bogor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Tersangka pembunuh pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tak lain adalah suami korban Indria Kameswari, Mochamad Akbar, diduga mengalami gangguan kejiwaan. Sejauh ini tersangka masih menjalani tes kesehatan dan kejiwaan oleh kepolisian di RS Kramat Jati, Jakarta.

"Yang bersangkutan saat ini berada di RS Kramat Jati, hasil pemeriksaan awal si Akbar ini banyak keterangan yang tidak sesuai. Banyak alasan saat pemeriksaan, ada kemungkinan diduga gangguan jiwa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (8/9).

Yusri mengatakan, motif penembakan Akbar terhadap Indria yang merupakan pegawai BNN masih sulit dipastikan karena keterangan yang disampaikan kerap berlawanan. Tapi penyidik sendiri tetap berpegangan terhadap hasil pemeriksaan awal.

"Sampai saat ini belum koperatif betul. Yang dia lemparkan saat ini bahwa melakukan penembakan karena percekcokan dengan istri. Tapi ini juga masih kita dalami terus," ujarnya.

Penyidik Direskrimum Polda Jabar tetap menetapkan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Tersangka memang diduga merencanakan aksinya lantaran kesal akibat cekcok.

"Ya sudah, di 340 (KUHP) sudah jelas. hasil pengakuan sama, keterangan pemeriksaan saksi pun sama. tetapi senjata sekarang masih kita kejar, dimana dia simpan," terangnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP