Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Status darurat siaga bencana berlaku di Kabupaten Pekalongan

Status darurat siaga bencana berlaku di Kabupaten Pekalongan Ilustrasi bencana alam. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah memaksa pemerintah setempat memberlakukan status siaga darurat bencana seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengatakan, tingginya intensitas hujan bisa menimbulkan berbagai bencana. Oleh karenanya, perlu diwaspadai masyarakat.

"Sejak awal Oktober 2016, sejumlah wilayah sudah terjadi longsor. Kondisi rob yang sudah lama merendam 10 desa pesisir juga kembali naik hingga mencapai 40 sentimeter," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (23/10).

Kata dia, tingginya intensitas hujan juga menyebabkan permukaan air rob meningkat di 10 desa pesisir Kecamatan Wonokerto dan Tirto.

"Berdasar laporan, ketinggian rob mencapai 40 cm. Kami sudah menyediakan tempat pengungsian di IBC, Kopindo, dan balai desa apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan," jelasnya.

Dia menambahkan, delapan kecamatan di wilayahnya juga rawan longsor dengan status kategori menengah dan tinggi.

"Wilayah kecamatan yang rawan longsor dengan kategori menengah adalah Kecamatan Doro. Adapun, kategori menengah tinggi adalah Kecamatan Paninggaran, Kandangserang, Lebakbarang, Petungkriyono, Karanganyar, Kajen, dan Kesesi," katanya.

Untuk itu, Pemkab Pekalongan pun menyiapkan tempat pengungsian, dapur umum, hingga menyiagakan logistik dan personel dari berbagai pihak.

"Oleh karena, kami mengimbau pada warga terus meningkatkan kewaspadaanya karena kondisi curah hujan masih relatif tinggi," pungkasnya.

(mdk/hrs)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP