Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosok Redindo Anak SYL Minta Duit ke Pejabat Kementan, Karier Moncer Sejak Ayah Jadi Gubernur

<br>Sosok Redindo Anak SYL Minta Duit ke Pejabat Kementan, Karier Moncer Sejak Ayah Jadi Gubernur


Sosok Redindo Anak SYL Minta Duit ke Pejabat Kementan, Karier Moncer Sejak Ayah Jadi Gubernur

Karier Dindo di Pemprov Sulsel moncer sejak ayahnya Syahrul Yasin Limpo menjadi Gubernur Sulsel.

Kemal Redindo Syahrul Putra menjadi perhatian setelah namanya disebut dalam persidangan korupsi mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang meminta biaya renovasi kamarnya ke pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) sebesar Rp200 juta.

Kemal Redindo merupakan pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Di Pemprov Sulsel, jabatan tertinggi yang pernah ditempati Dindo yakni Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura (Ketapang) Sulsel sejak 3 Januari 2022 dan Kepala Dispenda Kabupaten Gowa. J

Jabatan tersebut diemban Dindo karena terjadi kekosongan jabatan kepala Dinas Ketapang.


Setelah jabatan Kepala Dinas Ketapang Sulsel diisi oleh Andi Muh Arsjad, Dindo kembali ke jabatannya yakni Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel. Karir Dindo di Pemprov Sulsel moncer sejak ayahnya Syahrul Yasin Limpo menjadi Gubernur Sulsel.

Sebelum masuk di Pemprov Sulsel, Dindo tercatat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Gowa pada tahun 2017.

 Setelahnya, Dindo ditarik oleh ayahnya SYL untuk menjabat sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel.


Di penghujung jabatan SYL sebagai Gubernur Sulsel, Dindo ditunjuk menjadi Pelaksana harian (Plh) Kepala Bapenda Sulsel.

Dindo menjadi Plh Kepala Bapenda, karena Tautoto Tanaranggina pindah menjadi Asisten Bidang Administrasi Pemprov Sulsel.

Saat Nurdin Abdullah menjabat sebagai Gubernur Sulsel, Dindo dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Sulsel.

Dindo pernah mencoba peruntungan dengan mengikuti lelang jabatan Pemprov Sulsel. Saat itu, Dindo mendaftar lelang jabatan sebagai Kepala Dinas Ketapang dan Kepala Biro Barang dan Jasa Setda Sulsel.

Hanya saja, Dindo hanya bisa pindah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai Sekretaris Dinas Ketapang Sulsel.

Meski moncer sebagai pamong, pria kelahiran 7 September 1981 ini tak memiliki pengalaman politik seperti ayahnya SYL dan pamannya Ichsan Yasin Limpo. Meski demikian, istri Dindo, Riska Mulfiati Luthfi tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel fraksi Partai NasDem.


Bahkan, pada Pemilu 2024 lalu, Riska kembali terpilih usai meraih suara terbanyak di daerah pemilihan Makassar B. Sosok Riska sendiri adalah anak dari Wakil Bupati Soppeng Luthfi Halide.

Sebelumnya, Kepala Biro Umum, Ditjen Pertanian dan Perkebunan Kementan, Sukim Supardi mengungkapkan tingkah laku anak mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo Syahrul Putra yang meminta uang Rp111 juta untuk membayar aksesoris mobil melalui pesan singkat WhatsApp.


Sukim menyebut permintaan tersebut disampaikan Dindo secara langsung kepadanya saat ayahnya sedang meninjau perkebunan di Makassar.

Pengakuan Sukim itu diungkapkan saat dihadirkan sebagai saksi di sidang lanjutan perkara SYL di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat.

Semula, hakim ketua Rianto Adam Pontoh menanyakan kepada Sukim apakah pernah bertemu anak SYL, yakni Redindo.

"Untuk kepentingan apa," tanya Hakim Rianto di ruang sidang, Senin (13/5).

"Waktu itu saat ada kunjungan di Makassar. Kunjungan kerja menteri di antaranya terkait perkebunan," ucap Sukim.


Menurut Sukim, pada saat pertemuan keduanya hanya membahas soal perkebunan.

Sukim kemudian menceritakan mendapat pesan WhatsApp dari Redindo mengenai permintaan uang Rp111 juta untuk keperluan pribadinya.

"Itu diminta langsung oleh Dindo?" tanya hakim.

"Gini Yang Mulia, beliau WA untuk menyelesaikan terkait aksesoris mobil Yang Mulia," ujar Sukim.

Sukim kemudian melaporkan permintaan Redindo itu terlebih dahulu ke bagian Sekretaris Direktorat Jendral Perkebunan (Sekdit) bernama Heru.

Dalam arahannya, Heru meminta ke Sukim agar segera menyelesaikan permintaan anak SYL tersebut.

"Dari uang sharing-sharing pak," kata Sukim.

Singkat cerita, uang Rp111 juta itu terkumpul kemudian diserahkan ke asisten Redindo bernama Aliandri melalui bendahara Sekjen Perkebunan.

Hakim kemudian menanyakan bagaimana cara Sukim mengumpulkan uang ratusan juta tersebut.

Sosok Redindo Anak SYL Minta Duit ke Pejabat Kementan, Karier Moncer Sejak Ayah Jadi Gubernur

"Diambil dari uang mana?" cecar Hakim Rianto.

Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil
Kala Tingkah Laku Anak SYL Bikin Kelimpungan Pejabat Kementan Patungan Rp111 Juta Buat Bayar Aksesoris Mobil

Permintaan tersebut disampaikan langsung anak SYL kepada pejabat Kementan saat ayahnya sedang meninjau perkebunan di Makassar.

Baca Selengkapnya
Anak SYL WhatsApp Pejabat Kementan Minta Biayai Renovasi Kamarnya, Takut Dicopot Terpaksa Kirim Rp200 Juta
Anak SYL WhatsApp Pejabat Kementan Minta Biayai Renovasi Kamarnya, Takut Dicopot Terpaksa Kirim Rp200 Juta

eru memberi perintah untuk menyelesaikan biaya renovasi kamar Redindo di rumahnya yang berada di Jakarta.

Baca Selengkapnya
Mantan Anak Buah Melawan, SYL Disebut Copot Pejabat Kementan yang Tolak Bayar Tagihan Kartu Kredit Rp215 Juta
Mantan Anak Buah Melawan, SYL Disebut Copot Pejabat Kementan yang Tolak Bayar Tagihan Kartu Kredit Rp215 Juta

Pemerasan dilakukan bersama Kasdi Subagyono selaku Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sederet Bantahan SYL Mulai dari Pelesiran ke Luar Negeri hingga Bagi-Bagi Sembako Hasil Peras Anak Buah
Sederet Bantahan SYL Mulai dari Pelesiran ke Luar Negeri hingga Bagi-Bagi Sembako Hasil Peras Anak Buah

Pemerasan anak buah itu sebelumnya terungkap dalam persidangan, di mana ada arahan dari SYL melalui staf khususnya menggelontorkan dana hampir Rp2 miliar.

Baca Selengkapnya
SYL Minta Rp105 Juta untuk Biaya Kebutuhan Pribadi ke Anak Buah: Beli Keris Emas hingga Khitanan Cucu
SYL Minta Rp105 Juta untuk Biaya Kebutuhan Pribadi ke Anak Buah: Beli Keris Emas hingga Khitanan Cucu

Selain untuk membayar keris emas, beberapa kebutuhan pribadi SYL yang ditanggung ke anak buahnya.

Baca Selengkapnya
Rincian Upeti Rp44,5 Miliar Diterima SYL Hasil Peras Anak Buah di Kementan
Rincian Upeti Rp44,5 Miliar Diterima SYL Hasil Peras Anak Buah di Kementan

Dari sejumlah uang tersebut ada yang mengalir untuk keperluan pribadi SYL, keluarga dan ke Partai NasDem.

Baca Selengkapnya
Anak SYL Diperiksa KPK Soal Aliran Duit dan Dugaan Jual Beli Jabatan
Anak SYL Diperiksa KPK Soal Aliran Duit dan Dugaan Jual Beli Jabatan

Syahrul Yasin Limpo meminta pungutan di Kementan buat bayar cicilan Alphard hingga Kartu Kredit.

Baca Selengkapnya
SYL Minta Anak Buah di Kementan Bayar Permata Senilai Rp120 Juta
SYL Minta Anak Buah di Kementan Bayar Permata Senilai Rp120 Juta

Saksi diminta menyelesaikan pembelian permata tersebut.

Baca Selengkapnya
Fakta Persidangan Ungkap SYL Serahkan Duit Rp850 Juta 'Hasil Palak' di Kementan ke NasDem buat Daftar Pileg
Fakta Persidangan Ungkap SYL Serahkan Duit Rp850 Juta 'Hasil Palak' di Kementan ke NasDem buat Daftar Pileg

Penyerahan uang itu dilakukan atas izin Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023 Kasdi Subagyono

Baca Selengkapnya