Sopir taksi online dirampok 4 penumpang, sempat dipukul dan disetrum
Merdeka.com - Nasib nahas menimpa Nung Suharyanto (55) warga DKI Jakarta yang berprofesi sebagai sopir taksi online. Dia menjadi korban perampokan di KM 30, Tol Jagorawi, Desa Leuwinutug, Citeureup, Kabupaten Bogor kemarin.
Akibatnya, selain mengalami luka bacokan di kepala, satu unit Toyota Avanza B 1650 PYN yang dikendarai, dua HP, tas berisi barang berharga beserta uang tunai Rp 2,1 juta raib digasak kawanan perampok.
Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, saat korban menerima pesanan mengangkut empat orang penumpang di sekitar Mal Arion Plaza, Rawamangun, Jakarta Timur dengan tujuan Bogor Trade Mall (BTM), Jalan Ir H Juanda, Bogor Tengah, Kota Bogor.
"Sesampainya di KM 30, dua penumpang meminta saya berhenti karena ingin buang air kecil. Tanpa rasa curiga, perjalanan kemudian dilanjutkan. Baru sekitar 50 meter, satu penumpang yang duduk di bangku depan sebela kiri minta izin untuk menepikan kembali karena mual ingin muntah," ujar korban di Mapolsek Citeureup, Jumat (11/11).
Setelah penumpang depan keluar, pensiunan PT Telkom ini menuturkan, tiba-tiba penumpang yang berada di kursi kiri tengah menarik baju korban dan menodongkan senjata tajam berupa pisau.
"Dan temannya yang berada di belakang bangku saya menyetrum saya sebanyak empat kali. Saat itu saya dipaksa pindah ke kursi depan sebelah kiri. Bahkan satu orang lagi berkali-kali menggunakan benda tumpul memukul kepala saya hingga berdarah dan memaksa saya turun dari mobil," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Auliya Djabar membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya dugaan kasus pencurian dengan kekerasan (curah) di KM 30 Jalan Tol Jagorawi. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk dari PT Grab Taxi, perusahaan yang mempekerjakan korban sebagai sopir.
"Korban sudah melakukan visum di RS Pertamedika Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor guna melengkapi berkas laporan. Saat ini kita juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti," katanya.
Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, karena satu unit mobil toyota Avanza, dua HP, tas berisikan pakaian, powerbank, ijazah S1 salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta, Kartu Keluarga, SKCK, kartu penerima manfaat pensiun dari PT Telkom dibawa kabur para pelaku.
"Korban mengaku ada uang tunai di dompetnya hasil mengangkut penumpang sebesar Rp 2,1 juta juga diambil para pelaku," jelasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya