Sopir Taksi Express diduga dibunuh lantaran pelaku tak sanggup bayar

Polsek Cisoka dan Jatanras Polres Kota Tangerang masih menyelidiki kematian sopir taksi Ekspres R Bernhard Indra Jaya. Korban ditemukan di Kampung Cirengit, RT 06 RW 02 Desa Pasirmuncang, kecamatan Cisoka, Tangerang.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Sopir Taksi Express diduga dibunuh lantaran pelaku tak sanggup bayar
Sopir Taksi ekspres ditemukan tewas di semak-semak. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Polsek Cisoka dan Jatanras Polres Kota Tangerang masih menyelidiki kematian sopir taksi Ekspres R Bernhard Indra Jaya. Korban ditemukan di Kampung Cirengit, RT 06 RW 02 Desa Pasirmuncang, kecamatan Cisoka, Tangerang.

Polisi masih mencari sejumlah alat bukti, untuk dapat memburu para pelaku pembunuhan keji itu. Meski sebelumnya, polisi juga menemukan kendaraan taksi yang digunakan korban mengantar penumpang.

"Struk pembayaran taksi Express sebesar Rp 392.200 yang bisa kita jadikan sedribagai alat bukti," ucap Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, Rabu (1/8).

Dari bukti transaksi tersebut, Uka menduga bahwa pelaku sempat terlibat cekcok karena tak mampu membayar biaya taksi.

"Kemungkinan bahwa pelaku enggak sanggup bayar, kemudian cekcok mulut dengan korban yang berujung pada kematian," katanya.

Dari struk perjalanan taksi tersebut, lanjut Uka, diketahui korban menjemput penumpang pukul 03.04 WIB di Jalan Letjen S Parman dan turun di Cibugel, Cisoka pukul 05.56 WIB.

"Jadi pelaku menaiki taksi yang dikemudikan korban dari Jalan Letjen S Parman dekat kantor Pajak Petamburan," ucapnya.

Rekomendasi