Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasil Olah TKP Kecelakaan: Sopir Chacha Sherly Pacu Mobil Hingga 100 Km Per Jam

Hasil Olah TKP Kecelakaan: Sopir Chacha Sherly Pacu Mobil Hingga 100 Km Per Jam Ilustrasi Kecelakaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Satlantas Polres Semarang mengungkap sopir mobil HR-V bernopol S 1180 HW ada unsur kelalaian dalam mengemudi hingga menyebabkan kecelakaan beruntun di Tol Semarang - Solo KM 428 hingga menewaskan mantan pedangdut Trio Macan, ChaCha Sherly.

Dari hasil penyelidikan, didapati sopir melaju dengan kecepatan 100 km/jam dari arah Solo menyebabkan kecelakaan sebelum terjadi kecelakaan beruntun di jalur B.

"Hasil olah TKP Ditlantas Polda Jateng diruntut titik pengereman kecelakaan di Tol Semarang itu kecepatannya 80-100 km/jam. Hujan deras membuat jarak pandang terbatas, hingga akhirnya rem tidak berfungsi maksimal dan sopir banting stir ke kiri. Karena kelalaiannya menyebabkan korban meninggal," kata Kasat Lantas Polres Semarang AKP Adiel Aristo, Rabu (6/1).

Dia menyebut mobil HR-V yang menabrak water barrier di U-turn itu putar arah ke jalur A. Nahas, mobil kemudian ditabrak bus Murni Jaya B 7378 TGD.

"Karena jarak yang sudah dekat sekali. Kendaraan bus Murni Jaya di jalur lawan arus tidak bisa menghindar dan terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut," ujarnya.

Hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka sopir mobil HR V, KU karena masih ada pemeriksaan selanjutnya.

"Kami arahkan ke tersangka sopir, karena kelalaiannya mengemudi hingga menyebabkan korban meninggal," jelasnya.

Sedangkan barang bukti mobil laka lantas diamankan untuk kepentingan penyelidikan. "Mobil ChaCha berada di tempat penyimpanan barang bukti di Polres Semarang. Kondisinya ringsek di semua bagian," jelasnya.

Aristo mengimbau kepada pengguna jalan tol dalam kondisi diharapkan mengurangi laju kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan. Sebab dalam kondisi hujan mengendarai 100 km/jam terjadi water planing yakni getaran air yang di jalan sangat berbahaya mengakibatkan karet ban hilang kendali ketika kecepatan di atas 60 km/ jam.

Kecelakaan itu berdampak terhadap kecelakaan karambol di jalur B. Kecelakaan karambol yang terjadi di jalur B diakibatkan pengemudi yang fokus melihat kecelakaan yang dialami Chacha di jalur A.

Kecelakaan karambol yang melibatkan 4 kendaraan pribadi dan satu mobil boks di jalur B terjadi setelah kecelakaan lalu lintas yang dialami Chacha. Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu memperlambat laju, berkonsentrasi melihat laka lantas di jalur A antara HR-V dan bus.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP