Sofyan Basir Divonis Bebas, ICW Minta KPK Segera Ajukan Kasasi ke MA

Senin, 4 November 2019 17:51 Reporter : Nur Habibie
Sofyan Basir Divonis Bebas, ICW Minta KPK Segera Ajukan Kasasi ke MA Sidang Sofyan Basir. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku kecewa atas putusan vonis bebas terhadap eks Dirut PLN Sofyan Basir yang dibacakan oleh Majelis Hakim Ketua Hariono. Nama Sofyan diketahui ikut terseret dalam kasus suap PLTU Riau-1.

Dengan adanya putusan tersebut, peneliti ICW Kurnia Ramadhana ingin agar Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kasasi atau pembatalan atas keputusan pengadilan ke Mahkamah Agung (MA).

"Karena seperti ini kondisinya nama Sofyan sering disebut dalam persidangan oleh terdakwa sebelumnya. Maka kita dorong agar Jaksa KPK sesegera mungkin lakukan upaya hukum kasasi ke MA," kata Kurnia di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (4/11).

Ia pun menyakini, bukti-bukti yang dibawa KPK atas kasus tersebut sudah lengkap. Oleh karena itu, ICW merasa kecewa terhadap vonis yang diberikan kepada Sofyan.

"Karena kita meyakini bahwa bukti yang dibawa KPK ke persidangan sudah solid dan beberapa terdakwa lain juga sudah di vonis di persidangan, baik itu Eni Saragih atau Idrus Marham," ujarnya.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor memvonis bebas mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir bebas. Vonis dibacakan Majelis Hakim Ketua Hariono.

"Menyatakan terdakwa Sofyan basir tidak terbukti secara bersalah sebagaimana yang didakwakan jaksa penuntut umum dalam dakwaan pertama dan kedua," kata Hakim Hariono membacakan putusan sidang, Senin (4/11).

Kemudian, hakim juga memerintahkan agar Sofyan Basir segera dibebaskan dari tahanan.

"Kedua, membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan ketiga memerintahkan terdakwa agar dibebaskan dari tahanan," sambung Hariono. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini