Soal demo Ahok, Kapolri minta warga tetap beraktivitas seperti biasa
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa jelang demo besar-besaran pada 4 November mendatang. Dia juga mengimbau para demonstran dari organisasi masyarakat (Ormas) tidak mudah terprovokasi saat melakukan aksi pada Jumat (4/10) nanti.
"Kita minta para demonstran tidak mudah terprovokasi. Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, lakukan aktivitas seperti biasa," kata Tito di Mako Brimob, Depok, Senin (31/10).
Pada kesempatan itu, Tito memperkirakan total demonstran yang akan melakukan aksi lebih dari 30.000 orang. Namun, dia kembali mengingatkan masyarakat khususnya warga Jakarta tidak khawatir dengan aksi demo Ahok tersebut.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini meminta semua pihak tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang beredar di media sosial (Medsos). Apalagi, menyangkut kesiapan Polri dan TNI dalam mengamankan Pilkada 2017 yang dikait-kaitkan dengan aksi demo Ahok nanti.
"Jangan mudah terprovokasi dengan medsos terutama, karena medsos ini enggak bertuan. Jadi konteksnya Pilkada tapi ada yang bahas seolah perintah untuk demonstran," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Tito memastikan jika Polri dan TNI siap bekerjasama dengan baik untuk mengamankan demo Ahok. Bahkan, Rabu (2/11) nanti, Polri dan TNI bakal mengadakan apel bersama untuk membahas keamanan negara.
"Hari Rabu kami ada apel bersama, bukti akan solid dalam rangka mengamankan pemerintahan bangsa dan negara," pungkas Tito.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya