Soal Ba'asyir, Ma'ruf Amin Sebut Sebagai Ulama Harus Saling Menghormati

Jumat, 18 Januari 2019 22:06 Reporter : Kirom
Soal Ba'asyir, Ma'ruf Amin Sebut Sebagai Ulama Harus Saling Menghormati Maruf Amin terima kunjungan Veve Zulfikar. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Maruf Amin, mengapresiasi pembebasan Abu Bakar Ba'asyir oleh Presiden Joko Widodo. Dia mengaku tetap menghormati Abu Bakar Ba'asyir sebagai ulama dan pemuka agama, meski menjadi terpidana kasus terorisme.

"Sebagai ulama kita saling menghormati, beda cara perjuangan itukan enggak masalah. Tapi tidak perlu ada permusuhan. Anda cara anda, saya cara saya. Kita tetap bersahabat tanpa perlu permusuhan kan begitu," kata Ma'ruf di Gedung KNPI Kota Tangerang, Jalan Gor Dimyati, Jumat (18/1).

Menurut Maruf, kebijakan Presiden Joko Widodo membebaskan Abu Bakar Ba'asyir adalah langkah besar pemerintah di bidang kemanusiaan.

"Itu satu langkah jitu kemanusiaan, memberikan semacam hadiah luar biasa, karena orang sudah tua," terang dia.

Bahkan Ma'ruf mendengar Abu Bakar Ba'asyir tak hanya saja dibebaskan oleh Presiden, tetapi juga akan dilakukan pengobatan penyakit yang diderita.

"Itu langkah besar kemanusiaan untuk membebaskan. Bahkan ingin mengobati juga supaya sehat," ujarnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini