Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sindiran-sindiran lucu buat ormas berlaga TNI

Sindiran-sindiran lucu buat ormas berlaga TNI Ormas mirip tentara. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penggunaan atribut Tentara Nasional Indonesia (TNI) seperti loreng, topi baret, lencana, pangkat bahu, serta sepatu PDH (pakaian dinas harian) sekarang ini bukan hanya dimiliki anggota militer. Sejumlah organisasi massa diketahui kerap menggunakan atribut ini.

Seperti Ormas Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI). Mulai dari tutup kepala hingga alasa kaki mirip dengan TNI. Teranyar, akhir Februari lalu, Ormas PKRI ini digerebek anggota Komando Distrik Militer 0607/Sukabumi, Jawa Barat. Penggerebekan buntut laporan warga yang resah dengan aktivitas kelompok ini. Akibatnya, pakaian ala militer yang digunakan Ormas ini suruh ditanggalkan. Namun demikian, Kodim tidak melarang aktivitas ormas itu asalkan sesuai aturan.

Penggunaan atribut seragam militer rupanya terjadi sejak TNI dan Polri digabungkan dan disingkat dengan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Bahkan, sindiran-sindiran lucu buat ormas berlaga TNI kerap dilontarkan oleh masyarakat.

Seperti ABCD atau Abri Bukan Cepak Doang. atau Gibri alias Gila Abri dan ABG alias Abri Gagal.

Plesetan itu lantaran warga geram dengan tingkah Ormas bak TNI itu. Kerap berlaga seperti preman dan mengancam untuk meminta uang jadi alasan warga tidak menyukai Ormas tersebut. Padaha jika mengacu Pasal 59 Ayat 1b Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Penggunaan Atribut militer, warga sipil maupun ormas dilarang menggunakan pakaian atau seragam menyerupai pakaian dinas militer. Pihak TNI pun berulang kali menegaskan bakal menindak tegas Ormas seragam TNI itu.

Kalau tidak mau dibilang Gibri jangan berpakaian ala TNI ya...

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP