Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidang Penganiayaan Santri di Kediri, Ibu Korban Sebut Anaknya Dianiaya sejak Agustus 2023

Sidang Penganiayaan Santri di Kediri, Ibu Korban Sebut Anaknya Dianiaya sejak Agustus 2023

Sidang Penganiayaan Santri di Kediri, Ibu Korban Sebut Anaknya Dianiaya sejak Agustus 2023

Sidang perkara penganiayaan yang menewaskan santri berinisial BBM (14) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, Rabu (20/3).

JPU menghadirkan lima saksi yakni ibu korban, dua tersangka, dokter ahli, dan pengasuh pondok pesantren.

Sidang dengan terdakwa AK (17) asal Surabaya dan AF (16) asal Denpasar-Bali itu berlangsung tertutup dan dipimpin Ketua Majelis Hakim Divo Ardianto.

Dalam perkara ini, AK dan AF didakwa telah menganiaya Bintang, santri Pondok Pesantren Tartilul Quran (PPTQ) Al-Hanifiyyah Kediri, hingga tewas.

Sidang Penganiayaan Santri di Kediri, Ibu Korban Sebut Anaknya Dianiaya sejak Agustus 2023

"Ada enam saksi hari ini yakni ibu korban Suyanti, dua saksi mahkota yang juga pelaku. Kemudian dua dokter, dan pengasuh Pondok pesantren" kata salah seorang JPU Aji Rahmadi, Rabu (20/3).

Aji menerangkan, ibu korban sempat menangis ketika hendak memulai memberikan kesaksian di persidangan.


Ibu korban menyampaikan kesaksian bahwa dugaan penganiayaan anaknya itu terjadi sejak Agustus 2023.

Saat itu, korban sudah mengaku mendapatkan tindak penganiayaan dan ingin pulang dijemput.

Namun dia urung dijembut. "Ibunya cerita lewat chat pada Agustus 2023," jelas Aji.

Dia mengungkapkan cukup puas dengan keterangan para saksi. Fakta itu sudah cukup dan dilanjutkan saksi meringankan dari terdakwa, Kamis (21/3).


Sementara itu, penasihat hukum terdakwa, Ulinnuha menyebut pembuktian para saksi berjalan dengan baik.

Sidang Penganiayaan Santri di Kediri, Ibu Korban Sebut Anaknya Dianiaya sejak Agustus 2023

Menurut dia, fakta yang terungkap di persidangan ini tidak seperti yang beredar di media sosial.

"Jadi tadi kesaksian yang diberikan oleh ibu korban itu juga berbeda dengan kesaksian yang diberikan oleh rumah sakit. Misalnya tentang apa yang keluar darah dari mulut dan hidung keterangannya tidak sama dengan ahli," pungkasnya.

Berkas Dua Tersangka Penganiayaan Santri di Kediri Diserahkan ke Kejari, Sisanya Masih Diproses
Berkas Dua Tersangka Penganiayaan Santri di Kediri Diserahkan ke Kejari, Sisanya Masih Diproses

Berkas Dua Tersangka Penganiayaan Santri di Kediri Diserahkan ke Kejari, Sisanya Masih Diproses

Baca Selengkapnya
Santri di Lamongan Diduga Dianiaya Temannya, Korban Diikat hingga Dibanting ke Lantai
Santri di Lamongan Diduga Dianiaya Temannya, Korban Diikat hingga Dibanting ke Lantai

Membanting korban ke lantai hingga tak sadarkan diri

Baca Selengkapnya
Kasus Penganiayaan di STIP, Tersangka Panik sempat Menarik Lidah Korban dan Usir Junior dari TKP
Kasus Penganiayaan di STIP, Tersangka Panik sempat Menarik Lidah Korban dan Usir Junior dari TKP

Tersangka sempat panik saat korban tergeletak pingsan usai dianiaya di kamar mandi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Santri Asal Banyuwangi Dianiaya Hingga Tewas di Kediri
Santri Asal Banyuwangi Dianiaya Hingga Tewas di Kediri

Pihak pondok pesantren mengantarkan jenazah korban ke rumahnya, tanpa lapor polisi.

Baca Selengkapnya
Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya di Kediri, Ahmad Sahroni Sentil Sikap Pesantren
Kasus Santri Tewas Diduga Dianiaya di Kediri, Ahmad Sahroni Sentil Sikap Pesantren

Pesantren dinilai terkesan menutupi kasus tersebut

Baca Selengkapnya
Polisi Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan Santri di Kediri Hingga Tewas, Ini Motifnya
Polisi Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan Santri di Kediri Hingga Tewas, Ini Motifnya

Di sisi lain, pihak ponpes membantah korban tewas karena dianiaya

Baca Selengkapnya
Santri di Makassar Tewas Dianiaya Seniornya
Santri di Makassar Tewas Dianiaya Seniornya

Santri itu tengah berada di Perpustakaan saat dianiaya seniornya.

Baca Selengkapnya
Anak Aniaya Ibu Kandung Berusia 74 Tahun, Ditampar dan Diseret
Anak Aniaya Ibu Kandung Berusia 74 Tahun, Ditampar dan Diseret

Korban minta kepada polisi untuk dibawa kepada anaknya yang lain.

Baca Selengkapnya
Seorang Brigadir di Bandung Dikeroyok Lima Anggota Ormas , Begini Kronologinya
Seorang Brigadir di Bandung Dikeroyok Lima Anggota Ormas , Begini Kronologinya

Korban hendak melerai kerusuhan, namun dia justru dianiaya lima pelaku

Baca Selengkapnya