Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siaga Corona, Dinkes Sumut Telusuri 350 Warga yang Hadiri Tablig Akbar di Malaysia

Siaga Corona, Dinkes Sumut Telusuri 350 Warga yang Hadiri Tablig Akbar di Malaysia Upaya pencegahan corona di stasiun kereta. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan pasien yang positif mengidap virus corona atau Covid-19 belum ditemukan di Sumut. Namun, semua pihak diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Alwi mengakui beberapa pasien memang dikirim ke RSUP H Adam Malik Medan karena diduga mengalami gejala mencurigakan. Namun, seluruhnya negatif dan tidak ada yang dinyatakan suspect Covid-19.

"Dari seluruh yang dikirim, tidak ada yang suspect. Idealnya rumah sakit daerah konsultasi dulu. Kalau memang dia pasien dalam pengawasan atau suspect Covid-19, silakan kirim. Tapi kalau hanya berdasarkan isu ya jangan dulu. Dokter yang merawatnya di daerah harus komunikasi dulu dengan dokter-dokter di RSUP Adam Malik, sehingga yang dikirim itu betul-betul yang seharusnya dikirim," imbau Alwi saat Rapat Koordinasi Kesiapan Penanggulangan Covid-19 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (13/3).

Mengenai informasi adanya 350 warga Sumut yang baru pulang dari tablig akbar di Malaysia, Alwi mengaku baru mendapat kabar itu. "Kita baru dapat informasinya hari ini, sedang kita cari siapa saja itu untuk memutus mata rantai penularannya ya seperti itu. Kalau sudah dapat, kita suruh di rumah saja, karena dia kan dalam masa inkubasi, setelah selesai 14 hari silakan ke mana-mana, sudah aman," papar Alwi.

Sementara Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arsyad Lubis meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit pemerintah dan swasta, serta instansi terkait di Provinsi Sumatera Utara untuk tetap berkomitmen dan serius menangani masalah coronavirus atau Covid-19.

Arsyad mengatakan, Gubernur Sumut sudah mengeluarkan instruksi tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Covid-19. Instruksi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti di kabupaten/kota dan instansi terkait di daerah ini.

"Ini sebagai bentuk penegasan komitmen pimpinan Provinsi Sumatera Utara bahwa kita memang serius menangani masalah Covid-19 ini. Jadi Bapak/Ibu di kabupaten/kota juga diminta memiliki komitmen yang sama dengan Pemprov Sumut," ujar Arsyad yang juga Asisten Administrasi Pemerintahan Setdaprov Sumut .

Jika sudah terbangun komitmen dan pemikiran yang sama antara Pemprov, Kabupaten/Kota dan instansi terkait, kata Arsyad, diharapkan akan lebih mudah dalam penanganan masalah Covid-19 ini. Penanganannya akan berjalan baik dan masyarakat pun menjadi tenang.

Arsyad juga mengingatkan semua pihak untuk mengikuti prosedur penanganan yang sudah ditetapkan, serta gencar menyosialisasikannya ke masyarakat luas. Dengan begitu masyarakat menjadi paham dan mengerti cara penanganan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP