Setya Novanto ingin dijenguk Idrus Marham
Merdeka.com - Tersangka kasus proyek e-KTP Setya Novanto sudah diizinkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dijenguk di rutan kelas 1 Jakarta Timur, cabang rutan KPK. Hanya beberapa orang yang bisa menjenguk Novanto yaitu istri Novanto, Deisti Tagor.
Namun plt ketua umum Partai Golkar, Idrus Marham tidak boleh menjenguk Novanto. Alasannya, lantaran Idrus belum membuat surat kepada KPK untuk menjenguk Novanto.
Ketua DPR RI Setya Novanto pun berharap, KPK memberikan izin Idrus untuk bisa menjenguknya di dalam rutan. Hal tersebut disampaikan kuasa hukumnya, Otto Hasibuan.
"Saya belum ketemu Pak Idrus. Tapi Pak Setya Novanto minta sama kami untuk bagaimana caranya bisa dijenguk Idrus," kata Otto di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jakarta Selatan.
Namun Otto tidak merinci mengapa kliennya ingin sekali bertemu dengan Idrus. Dia hanya menjelaskan, Novanto ingin bertemu Idrus sebagai plt Golkar yang baru.
"Adalah wajar Pak Idrus sebagai Plt Partai Golkar diberikan kesempatan menjenguk dia," papar Otto.
Otto pun berencana, untuk membuatkan surat izin menjenguk untuk Idrus Marham agar bisa bertemu dengan kliennya. Tetapi, kata dia, sebelumnya akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan Idrus. "Saya sebagai lawyer walaupun tanpa Pak Idrus saya ajukan. Tapi nanti saya akan komunikasikan dengan Pak Idrus," ucap Otto.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya