Setya Novanto cuek soal nama hilang dari dakwaan korupsi e-KTP

Kamis, 28 Desember 2017 14:39 Reporter : Yunita Amalia
Setya Novanto cuek soal nama hilang dari dakwaan korupsi e-KTP Setnov jalani sidang kasus e-KTP. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto (Setnov) terkesan cuek terkait sejumlah nama hilang dalam dakwaan. Bahkan, dia tidak banyak bicara soal tudingan tim kuasa hukumnya kepada KPK itu.

"Nanti kita lihatlah perkembangan berikutnya," katanya menjawab pertanyaan wartawan soal tudingan hilangnya sejumlah nama dalam dakwaan KPK, usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (28/12).

Bahkan, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mempercayakan jalannya persidangan kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum.

"Kita serahkan semua pada hakim dan JPU. Semua kita lakukan dengan baik," jelasnya.

Akan tetapi soal kerugian negara yang disebut JPU, Setnov mengungkapkan, hal tersebut tidak benar. Sebelumnya, JPU KPK menyebut kerugian negara akibat skandal korupsi ini sebesar Rp 2,3 triliun.

"Gak bener itu," tutupnya.

Untuk diketahui, dalam jawaban eksepsinya, Jaksa KPK banyak membalikkan keberatan kuasa hukum Setnov. Jaksa KPK tidak terpancing untuk mengomentari tudingan soal nama-nama hilang dalam dakwaan Setnov dan tetap fokus pada keterlibatan terdakwa dalam korupsi e-KTP, mulai dari penganggaran sampai penentuan pemenang proyek. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini