Seorang joki ditangkap saat tes ujian masuk Fakultas Kedokteran UMY
Merdeka.com - Seorang joki ujian masuk Fakultas Kedokteran berhasil ditangkap oleh pihak Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Joki itu ditangkap saat tengah mengikuti tes ujian gelombang empat tahap dua masuk ke UMY, Jumat (3/8).
Kepala Biro Admisi UMY, Siti Dyah Handayani mengatakan pihaknya telah menangkap seorang joki untuk peserta ujian masuk Fakultas Kedokteran bernama ALW. Pelaku perjokian bisa terbongkar karena identitas peserta ujian yang asli tersebut telah terdata pernah ikut tes di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Namun ketika dicermati foto yang terpasang berbeda.
"Jadi ini tadi kita mendapati satu joki memalsukan identitas. Ketika mendaftar daftar dengan nama inisial ALW. Yang bersangkutan pernah ikut tes di UMS kita juga panitia (di UMS) ketika kita cek identitas di UMS dengan yang Di UMY fotonya berbeda, kita cek memang orangnya berbeda, jadi joki," ujar Dyah saat dihubungi.
Dyah menerangkan berdasarkan pengakuan dari joki, diketahu jaringan dari joki itu telah berhasil meloloskan seorang mahasiswi untuk masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Sedangkan saat menjoki di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kata Dyah, tidak berhasil lolos.
"Tahun ini jadi joki di UMS tapi tidak lolos. Tapi sempat mengaku sudah meloloskan satu mahasiswi kedokteran Unimus," ungkap Dyah.
Dyah mengaku usai ditangkapnya seorang joki, pihaknya akan melaporkan kasus itu ke semua Universitas Muhammadiyah di Indonesia. Tujuannya, kata Dyah untuk membongkar jaringan joki tersebut.
"Joki yang tertangkap juga mengaku dari jaringan yang sama yang tertangkap pada ujian masuk Fakultas Kedokteran UMY gelombang dua, beberapa waktu lalu. Kita sudah mengantongi sebuah nama, ada kepalanya. Kita lapor ke universitas Muhammadiyah seluruh Indonesia," pungkas Dyah.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya