Seorang Hakim PN Surabaya dan Istri Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Rabu, 16 September 2020 20:39 Reporter : Erwin Yohanes
Seorang Hakim PN Surabaya dan Istri Positif Covid-19 Meninggal Dunia Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya beserta istrinya meninggal dunia akibat terpapar virus corona atau Covid-19. Mirisnya, pasangan suami istri tersebut meninggalkan empat anak yang masih menjalani isolasi.

Meninggalnya seorang hakim di PN Surabaya ini dibenarkan oleh Humas PN Surabaya, M Ginting. Ia menyebut hakim yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 meninggal dunia pada Rabu (16/9) dini hari atau tepatnya pukul 00.45 WIB.

"(Meninggal) tadi pagi dini hari sekitar jam 00.45 WIB di salah satu rumah sakit di Semarang. Almarhum tutup usia 56 tahun akibat terpapar virus covid 19," ujarnya.

Ia pun bercerita, almarhum baru bertugas di PN Surabaya sekitar 3 bulan, sebelumnya dinas di PN Jakarta Barat. Sebelum meninggal, sempat mengambil cuti karena sakit di Semarang. Namun pada 7 September lalu, sang istri meninggal dunia lebih dulu akibat terpapar virus corona.

"Almarhum meninggalkan empat orang anak yang masih duduk di bangku pendidikan dan saat ini juga sedang diisolasi di Semarang," tambahnya.

Terkait dengan kejadian meninggalnya salah satu hakim di PN Surabaya ini, ia menyebut ada instruksi dari Ketua PN Surabaya untuk melakukan swab pada seluruh hakim yang ada. Dia juga menyebut, meski sudah ada hakim yang meninggal akibat terpapar virus corona ini, pelayanan di pengadilan tidak akan dihentikan alias tidak ada lockdown.

"Pelayanan tetap berjalan sambil menunggu hasil swab. Kita berharap tidak ada lagi yang tertular. Pengadilan hanya akan memperketat protokol kesehatan saja. Tidak pakai masker tidak boleh masuk," tegasnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini