Sempat Mengeluh Demam, WN Meksiko di Bali Dipastikan Negatif Virus Corona

Jumat, 24 Januari 2020 16:11 Reporter : Moh. Kadafi
Sempat Mengeluh Demam, WN Meksiko di Bali Dipastikan Negatif Virus Corona Ilustrasi Pasien. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang wisatawan asal Meksiko diduga terkena virus Corona usai mengeluh menderita sakit demam. Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, I Ketut Sudartana menyatakan telah menerima pasien tersebut bersama dua wisatawan asing yang dicurigai terjangkit virus Corona.

"Sudah ada tiga pasien yang dibawa ke Sanglah dari kemarin. Masih suspect (dicurigai), belum dinyatakan secara pasti," kata Sudartana saat dihubungi, Jumat (24/1).

Selain WN Meksiko, dua pasien lagi adalah anak-anak berusia 5 dan 6 tahun berasal dari China. Keduanya merupakan saudara kandung.

Sedangkan untuk WN Meksiko, sebelumnya diketahui lama tinggal di China. Kemudian dia terbang ke Filipina dilanjutkan ke Jakarta. Hingga seminggu lalu tiba di Bali dan keluhan pasien ini yakni demam.

"Untuk obat yang diberikan (sementara) adalah penurun panas, sementara itu. Karena belum terdiagnosa," imbuhnya.

Ia juga menerangkan, untuk RSUP Sanglah Denpasar sebagai rumah sakit rujukan sudah siap menerima pasien dicurigai terjangkit virus Corona.

"Tentu kami sudah siap segalanya baik dari segi tenaga, medis dan ruang solasi juga kami sudah siapkan semuanya. Ada lima ruang isolasi kita punya, untuk tenaga medis kami punya spesialis untuk baik dari anak-anak maupun dewasa," ujar Sudartana.

1 dari 1 halaman

Hasil Laboratorium

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjayadi menyampaikan, hasil uji laboratorium menunjukkan WN Meksiko negatif virus corona. Sementara untuk dua pasien dari China masih menunggu hasil laboratorium.

"Untuk yang (pasien) Meksiko hasil Lab-nya negatif baru satu yang sudah dikonfirmasi. Masih tinggal menunggu konfirmasi dua pasien (China)," kata Suarjayadi saat dihubungi, Jumat (24/1).

WN Meksiko tersebut diizinkan pulang dan bisa rawat jalan. Suarjayadi, juga menerangkan hasil pemeriksaan tiga pasien itu melalui badan penelitian dan pengembangan kesehatan atau Badan Litbangkes di Jakarta. Saat ini, dua pasien anak-anak dari China masih dirawat di ruang isolasi RSUP Sanglah Denpasar.

"Kalau suspect (dicurigai Corona) masih ditangani di isolasi dan diberikan penanganan," imbuhnya. [cob]

Baca juga:
Dana Asing Rp980 Miliar Kabur dari RI Dipicu Wabah Virus Corona
Intip Penanganan Penderita Virus Corona di Wuhan
Seorang Perawat di Arab Saudi Positif Terjangkit Virus Corona
Cegah Virus Corona, Pemerintah Deteksi Setiap Orang Luar Masuk ke Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini