Sempat Bertemu Khofifah, Bupati Jember Mesti Jalani Test Swab
Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinyatakan positif covid-19,Jumat (01/01). Bupati Jember, dr Faida merupakan salah satu orang sempat bertemu dengan Khofifah saat meresmikan Rumah Sakit Paru di Jember milik Pemprov Jatim sebagai rumah sakit lapangan untuk penanganan Covid-19, Rabu (30/12).
Kedua pemimpin perempuan tersebut sempat duduk bersebelahan dengan menggunakan masker dan menaati protokol kesehatan, selama seremoni acara di RS Paru Jember.
Jika mengacu pada kurun waktu tersebut, Bupati Jember, dr Faida termasuk dalam kategori yang semestinya mengikuti tes swab. Namun sejauh ini, belum diketahui pasti apakah alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) itu sudah menjalani tes swab atau belum.
Beberapa kali merdeka.com mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Faida, namun tidak mendapat respons. Konfirmasi kemudian dilayangkan kepada Sekretaris Satgas Covid-19 Jember, Mat Satuki. Namun Satuki tidak mengetahui pasti, apakah Faida yang juga ketua Satgas Covid-19 Jember, sudah menjalani tes swab atau belum.
"Saya tidak tahu apa bupati sudah Tes Swab atau belum. Yang lebih tahu mungkin ajudannya. Tetapi mestinya sebagai dokter, beliau lebih tahu langkah apa yang harus dilakukan," ujar Satuki saat dikonfirmasi melalui telepon pada Minggu (03/01).
Satuki mengaku tidak tahu pasti, karena jarang bertemu langsung dengan Bupati Faida, meski sama-sama bertugas di Satgas Covid-19.
"Jarang ketemu, paling lewat WA atau HP saja. Karena itu, saya tidak tahu,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember ini.
Konfirmasi serupa juga dilayangkan kepada Kepala Diskominfo Jember, Gatot Triyono yang biasanya bertugas sebagai Jubir Satgas Covid-19. Namun, Gatot tidak menjawab.
Sejak kalah dalam Pilkada 9 Desember 2020 lalu, Faida jarang mengumumkan aktivitasnya kepada publik. Namun dalam salah satu akun facebook resminya, Faida mengunggah aktivitasnya pada malam jelang pergantian tahun.
Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Jember, Faida ikut memantau patroli bersama dengan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Noerdin dan Waka Polres Jember Kompol Windy Syafutra. Mereka berpatroli pada Kamis (31/12) ke sejumlah titik di Jember.
Setelah dipastikan tidak terpilih kembali, masa jabatan Faida akan habis pada awal Februari 2021 mendatang. Sebagai catatan, sejak enam bulan sebelum masa jabatannya habis, Faida juga dipastikan bekerja tanpa mendapatkan gaji maupun tunjangan lainnya sebagai bupati.
Hal ini karena Faida sebelumnya mendapatkan sanksi dari Pemprov Jatim karena dianggap sengaja menghambat pembahasan Rancangan APBD Jember 2020.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya