Selamatkan Adik, Polwan di Musi Banyuasin Malah Tewas Tenggelam

Sabtu, 26 September 2020 02:33 Reporter : Irwanto
Selamatkan Adik, Polwan di Musi Banyuasin Malah Tewas Tenggelam Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Warga Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, heboh dengan penemuan mayat tenggelam di sungai setempat, Jumat (25/9). Korban diketahui Bripka Anina, polisi wanita yang bertugas di Baur Provos Polres Musi Banyuasin.

Korban pertama kali ditemukan warga saat hendak mengangkat jaring ikan di pinggir sungai. Warga mengevakuasi korban ke rumah duka.

Korban sengaja pulang kampung ingin mengobati kedua adiknya, Mia (21) dan Dayat (25) yang mengalami gangguan jiwa, Kamis (24/9). Malam harinya, dia terlibat keributan dengan kedua adiknya karena enggan diobati.

Pagi harinya, Jumat (25/9), korban mengajak keduanya untuk berobat ke rumah sakit. Namun, Mia menolak dan berlari ke arah sungai.

Takut terjatuh dan membahayakan jiwanya, korban mengejar dan berusaha menyelamatkan. Sial, korban justru yang terjatuh ke sungai lalu tenggelam dan tewas.

Setelah korban ditemukan, tak lama kemudian Mia keluar dari semak-semak di pinggir sungai.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan kuat, kejadian ini murni kecelakaan.

"Benar, seorang polwan anggota kami meninggal karena tenggelam. Dia bermaksud menyelamatkan adiknya," ungkap Erlin.

Dia mengatakan, kedua adik korban saat ini diamankan ke kantor polisi untuk pemeriksaan. Hanya saja belum dapat dilakukan karena kondisi keduanya dalam keadaan linglung.

"Untuk sementara kedua adik korban belum bisa diambil keterangan. Jenazah korban sudah dimakamkan," tutupnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini