Sekjen PDIP temui pengasuh Ponpes Nurul Cholil KH Zubair Muntashor
Merdeka.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berkunjung ke pondok pesantren Nurul Cholil, Bangkalan Madura, Sabtu (12/8). Hasto diterima oleh pengasuh Ponpes Nurul Cholil, KH Zubair Muntashor.
Hasto mengatakan pertemuan dengan Kiai Zubair sebagai bentuk komitmen PDIP untuk dekat dengan para ulama. Menurutnya, Kiai Cholil memiliki kedekatan khusus dengan Presiden pertama RI Soekarno.
Sebab, banyak riwayat menyebut, sambil menimba ilmu dari HOS Tjokroaminoto, Bung Karno juga 'nyantri' di Syaichona Cholil.
"Dari pondok ini, Bung Karno dapat memperkaya dan memperdalam ilmu agama. Pengalaman spiritual yang menautkan antara agama dan nasionalisme," kata Hasto.
Menurutnya, jika ada urusan terkait umat, Bung Karno melalu merujuk kepada para ulama. Karenanya, tak jarang ulama yang pola hidupnya sederhana datang ke Istana Negara hanya dengan menggunakan sandal.
"Tetapi itu tak mengurangi rasa takzim beliau kepada para ulama," katanya.
Saat tiba di lokasi, KH Zubair Muntashor KH Zubair Muntashor langsung menyambut Hasto dan rombongan dari atas kursi rodanya. Dengan penuh kekeluargaan, dia menerima kunjungan Hasto, ditemani salah seorang putranya, Ra Hasani.
Kiai Zubair bercerita saat pilpres lalu terpaksa berseberangan jalan dan berbeda pilihan politik dengan Fuad Amin Imron, mantan Bupati Bangkalan, yang tak lain adalah saudara sepupunya.
"Saya telepon sana sini. Para alumni di Jakarta, Bogor dan sekitarnya, agar diperjuangkan kemenangan untuk Pak Jokowi. Alhamdulillah menang, walaupun sedikit," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya