Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wasekjen PBNU: Santri di pesantren tidak ada yang radikal!

Wasekjen PBNU: Santri di pesantren tidak ada yang radikal! Peringatan Hari Santri Nasional di Kediri. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Imam Pituduh menyatakan pesantren menjadi garda paling depan untuk melawan radikal dan terorisme di Indonesia. Sebab para santri, kata Imam, merupakan orang-orang taat beragama dan setia terhadap ulama dan NKRI.

"Kita bersama-sama persiapkan ini sebagai upaya kita merajut kebhinekaan dan kedaulatan Indonesia," ajak Imam saat peringati Hari Santri Nasional 2016 di Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (22/10).

Dalam peringatan yang dihadiri 50 ribu santri pesantren se-Jabodetabek serta digelar serentak di seluruh Indonesia ini, Imam juga mengatakan, cara pesantren menekan terorisme adalah dengan membentengi diri.

"Santri di pesantren tidak ada yang radikal, semua ajarannya adalah toleransi, ajaran damai, toleransi dan, semuanya ajarannya berspirit dengan nasionalisme dan bersenyawa kebudayaan," ujarnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP