Sejoli buang janin di closet hotel mengaku malu jika ketahuan orang tua
Merdeka.com - Anggota Polsek Genteng berhasil menangkap pembuang bayi perempuan yang ditemukan di dalam saluran pembuangan limbah Hotel Varna, Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (16/11) satu pekan lalu.
Pelaku tidak lain RN dan IS, sepasang kekasih yang sekaligus mahasiswa semester lima di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya.
Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan mengatakan, RN dan IS mengaku membuang janin karena takut hubungan percintaan keduanya diketahui orang tua.
Lantaran kedua tersangka belum melangsungkan pernikahan, tetapi sudah melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri. Sehingga mengakibatkan IS hamil, usia kandungannya enam bulan.
"Untuk menutupi aib, takut malu, diketahui orang tuanya. Tersangka IS ini nekat mengonsumsi obat untuk menggugurkan kandungannya. Begitu sudah gugur, janin bayinya dibuang ke dalam closet," kata Kompol Ari Trestiawan, Jumat (24/11).
Setelah dibuang, baru keesokan harinya janin itu ditemukan seorang pekerja Hotel Varna, yakni di saluran pembuangan limbah. Dari situ, kasusnya kemudian dilaporkan ke polisi untuk dilakukan penyelidikan.
Setelah dilakukan olah TKP, menelusuri rekaman CCTV dan penyelidikan juga memintai keterangan para saksi, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasusnya.
"Dari rekaman itu terlihat jelas pelaku yang menginap di hotel meninggalkan kamar hotel pada Kamis (16/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah itu akhirnya tersangka ditangkap," ujar perwira satu melati di pundak tersebut. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya