Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejak Awal Tahun, 87 Warga Tangsel Terserang DBD dan 2 Meninggal Dunia

Sejak Awal Tahun, 87 Warga Tangsel Terserang DBD dan 2 Meninggal Dunia ilustrasi demam berdarah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepanjang Januari hingga Maret 2020, 87 warga Kota Tangerang Selatan dirawat di RSU Kota Tangerang Selatan karena Demam Berdarah Dengue (DBD). Dua pasien di antaranya meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan kasus DBD di Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan dibanding tahun 2019 lalu.

"Pada Januari ada 29 orang penderita DBD," ungkap Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di RSU Kota Tangsel, di Jalan Padjajaran, Selasa (10/3).

Jumlah tersebut meningkat drastis pada Februari 2020. Pasien DBD bertambah sebanyak 41 kasus.

"Maret ini ada 17 penderita, 4 sudah pulang tinggal 13 yang dirawat dan seluruhnya warga Tangsel," terang dia.

Dari jumlah tersebut, dua pasien BDB meninggal dunia. Masing-masing adalah penderita DBD usia anak dan dewasa.

"Dua pasien meninggal, keduanya warga Tangsel. Meninggal karena ada penyakit penyerta, jadi bukan hanya ada DBD," jelas dia tanpa merinci.

"Memang ada kenaikan dibanding periode tahun sebelumnya, ini karena curah hujan dan faktor cuaca yang seperti ini di kita," kata Benyamin.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Deden Deni mengaku masih akan memeriksa data keseluruhan pasien DBD.

"Nanti saya cek dulu datanya, saya belum tahu pasti jumlahnya," ungkap Deden.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP