Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seenaknya sebut warga teroris, densus gadungan ini diciduk polisi

Seenaknya sebut warga teroris, densus gadungan ini diciduk polisi Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menangkap Radian Kurniawan, warga Dusun Bedal, Desa Sonorejo, Pringsurat. Penangkapan dilakukan karena yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 dan memiliki senjata tajam.

Penangkapan Radian bermula saat seorang warga Dusun Bedal, Desa Sonorejo membuat laporan ke Mapolres Temanggung. Laporan itu terkait ucapan Radian yang menuduh anggota keluarganya sebagai anggota jaringan teroris.

Keluarga tidak terima. Namun tersangka mengaku apa yang disampaikannya benar karena dia anggota Densus 88 Antiteror Polri. Agar lebih meyakinkan, dia menunjukkan pistol dan belati. Mendapat laporan demikian, polisi menindaklanjuti.

"Polisi menindaklanjuti dengan penangkapan, karena setelah dilakukan pengecekan dia bukan anggota Densus 88," kata Kasubbag Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti. Demikian dikutip dari Antara, Senin (30/1).

Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan menyita senjata tajam jenis pisau belati dengan gagang kayu. Selain itu sebuah ransel dan satu pistol mainan/korek api yang disarungkan ke dalam holster kulit hitam.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal kepemilikan senjata tajam sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukum 12 tahun.

Ditambahkan dia, polisi juga tengah menindaklanjuti kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan tersangka. Kasus ini juga pernah dilaporkan warga sebelumnya.

"Saat kasusnya dilaporkan beberapa waktu lalu, tersangka melarikan diri hingga kemudian muncul dan ditangkap dengan kasus berbeda," jelas Henny.

Dalam kesempatan yang sama, tersangka Radian menjelaskan ucapannya mengaku sebagai anggota Densus 88 hanya untuk menakut-nakuti saudara sepupunya yang kini sedang ada konflik internal dengan keluarganya.

"Saya tidak bermaksud untuk mencelakai saudara. Saya menyebut anggota Densus 88 hanya spontan saja agar mereka takut," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP