Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu korban tenggelam Sungai Citanduy ditemukan meninggal

Satu korban tenggelam Sungai Citanduy ditemukan meninggal Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang hanyut di Sungai Citanduy. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (31/12) sekitar pukul 16.30 WIB. Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono mengatakan, korban ditemukan atas nama David (17).

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban segera dibawa ke rumah warga Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap. Mulwahyono mengungkapkan tim SAR gabungan masih menunggu keputusan keluarga terkait rencana pemulang jenazah ke rumah duka di Kota Depok, Jawa Barat.

"Dengan ditemukan jenazah David, berarti hingga saat ini masih ada satu korban yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan," katanya.

Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, operasi pencarian kedua korban juga melibatkan personel Kepolisian Sektor Patimuan, Komando Rayon Militer Patimuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Cilacap, Radio Antar Penduduk Indonesia ( RAPI ) dan warga sekitar.

Untuk diketahui, dua pemuda asal Kota Depok, dilaporkan hanyut di Sungai Citanduy yang berada di perbatasan Jateng-Jabar pada hari Jumat (30/12). Korban atas nama David (17) dan Ari (19) yang tercatat sebagai pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Madani, Depok. Mereka sedang singgah di rumah Lasimin (30), Grumbul Wadasjontor RT 02 RW 02, Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, Cilacap, yang merupakan saudara dari teman mereka, Gilar Prayogo (17), warga Bojonglio RT 04 RW 09 Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

David, Ari, dan Gilar menginap di rumah Lasimin sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke Pantai Pangandaran, Jabar. Pada Jumat (30/12) pagi ketika Lasimin dan Gilar hendak memancing di Sungai Citanduy, David dan Ari berniat berenang di sungai itu.

Lasimin dan Gilar sudah mengingatkan David dan Ari agar tidak berenang karena arus sungai sedang deras akibat hujan lebat yang baru turun di wilayah itu. Namun, mereka tidak menghiraukannya dan tetap berenang hingga akhirnya hanyut terseret arus.

Lasimin dan Gilar yang mengetahui kejadian itu segera meninggalkan alat pancing mereka dan berupaya menolong korban namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke kepala desa setempat.

Sampai saat ini Tim SAR Gabungan masih mencari korban atas nama Ari yang belum ditemukan dan masih melakukan pencarian korban yang hilang di waduk mrican kabupaten banjarnegara. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP