Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga nilai koordinasi penanganan gempa di Lombok tak maksimal

Sandiaga nilai koordinasi penanganan gempa di Lombok tak maksimal Sandiaga Uno usai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Bakal calon Wakil Presiden (cawapres) Sandiaga Uno mengunjungi korban bencana gempa Lombok pada Rabu, 15 Agustus 2018 lalu. Tak hanya itu, dia juga mengunjungi sejumlah tempat pengungsian dan memberikan bantuan kepada korban terdampak gempa.

Sandiaga menyalurkan bantuan berupa selimut kepada korban bencana. Namun, dia mengaku bantuan yang dibawanya tak cocok dengan apa yang diperlukan korban gempa.

"Waktu saya datang ke sana di daerah Lombok Timur, mereka memerlukan bahan pangan tapi saya datang bawa selimut. Enggak nyambung," katanya di Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Menurutnya, kesalahan mengeluarkan bantuan dikarenakan koordinasi penanganan gempa di Lombok yang tak berjalan maksimal. Sebab, dia menerima daftar bantuan pengungsi, yang kenyataan di lapangan tak sesuai dengan kebutuhan.

"Jadi saya merasa sendiri bahwa koordinasi ini perlu ditingkatkan. Saya waktu ke Lombok Barat mereka inginkan beberapa bantuan yang ternyata tidak cocok dengan daftar yang kita terima," jelasnya.

Untuk itu, Sandiaga meminta agar sistem koordinasi bisa dilakukan lebih baik untuk penanganan gempa di Lombok. Hal ini demi meminimalisir kesalahan penyaluran bantuan.

"Jadi memang koordinasi di antara semua elemen yang ingin bantu proses pemulihan lombok bisa terjadi dan pulih dalan waktu yang Insya Allah segera," tutupnya.

Reporter: Lisza EgehamSumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP