Sandiaga Jawab Kemungkinan Jadi Cawapres Anies Baswedan

Rabu, 5 Oktober 2022 14:54 Reporter : Moh. Kadafi
Sandiaga Jawab Kemungkinan Jadi Cawapres Anies Baswedan Menparekraf Sandiaga Uno. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, mendoakan yang terbaik dalam pencalonan Anies Baswedan sebagai presiden oleh NasDem. Termasuk, Prabowo Subianto yang akan kembali diusung sebagai Capres oleh Gerindra.

"Jadi, yang sudah dideklarasikan itu Bapak Prabowo mantan pasangan saya, waktu Pilpres 2019. Sekarang Bapak Anies, dideklarasikan juga itu mantan pasangan waktu Pilgub. Untuk Bapak Prabowo dan Bapak Anies tentunya kami pasti mendoakan yang terbaik," kata dia, saat ditemui di Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (5/10).

Sandiaga mengakui, dinamika politik semakin meningkat. Semua harus menyiapkan diri memasuki tahapan dari Pemilu 2024.

2 dari 5 halaman

Menurut Sandi, untuk saat ini pihaknya lebih fokus kepada persoalan ekonomi yang harus dikupas tuntas karena prediksi tahun depan ada resesi dan inflasi yang harus negara ini memiliki solusi.

"Namun, masalah ekonomi ini yang harus kita lebih kupas, tentang apa yang harus kita hadapi, menghadapi resesi, potensi tahun depan inflasi yang kita hadapi tahun ini, meminjam istilah Bapak Presiden (Jokowi) kan gelap tahun depan," katanya.

"Bagaimana kita dalam beberapa bulan ke depan, tahapan pemilu sampai Desember ditentukan bisa memantapkan solusi, sebagai bangsa dan negara menghadapi potensi-potensi ekonomi yang harus kita hadirkan solusi," katanya.

3 dari 5 halaman

Saat ditanya seandainya nanti diminta untuk berpasangan menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Anies Baswedan, dia menyebutkan, bahwa untuk hal itu adalah ketentuan partai.

"Jadi, di sistem demokrasi kita yang akan menentukan itu adalah partai politik. Saya sendiri sebagai menteri yang bertugas sekarang fokus kepada tugas yang sekarang saya jalani sebagai pembantu presiden," ujarnya.

"Nantinya, apa yang diputuskan oleh partai politik di 2024, apakah itu saya ditugaskan terus sebagai menteri, apakah diminta berpasangan dengan Bapak Prabowo, atau dipasangkan sama Bapak Anies, sama Bapak Prabowo sama Bapak Anies kita sudah kenal, sangat dekat atau sama yang baru mungkin Bapak Ganjar atau tokoh lain, kita tidak tahu," jelasnya.

4 dari 5 halaman

Dia kembali menegaskan, bahwa pihaknya saat ini tetap fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

"Jadi, pada saat ini tentunya kita fokus sama tugas kita. Nanti saatnya yang tepat, kita harus siap untuk memutuskan, menerima, tugas dari yang dilimpahkan nanti oleh partai politik yang akan menentukan," katanya.

Menurutnya, untuk pembicaraan soal capres dan cawapres tentu terus berdinamika dan akan terus cair tapi pihaknya akan fokus ke masalah ekonomi.

"Bukan siapa didukung siapa, siapa dipasangkan siapa. Tapi, apa ini konsep kita untuk menghadapi ekonomi yang semakin bergejolak, semakin tidak pasti, semakin kompleks, iya tidak jelas gini. Jadi gelap, jadi apa konsep kita," ujarnya.

5 dari 5 halaman

Sandiaga mengakui, kemungkinan menjadi Cawapres selalu ada dan jadi perbincangan sejumlah pihak. Tetapi, dalam politik, tidak boleh baper, harus bersikap dewasa.

"Pembicaraan selalu berlangsung dan kita hormati sebagai bentuk kedewasaan sistem perpolitikan kita. Jadi politik itu, tidak boleh baper, kita harus terbuka, silahturahim kita jaga dan kita hormati dinamika ini dan kita sampaikan aspirasinya dari masyarakat," ungkapnya.

Sementara, saat ditanya soal target apakah akan menjadi capres atau cawapres. Pihaknya menyampaikan bahwa untuk target itu tidak boleh dipatok-patokan karena hal itu adalah domain partai.

"Jadi kita, di posisi ini tidak boleh mematok-matok target. Kita serahkan kepada yang memiliki itu domainnya partai politik. Kita tidak boleh berandai-andai, kita tidak boleh berambisi yang lebih. Buat saya, saya akan kerja fokus, saya akan berikan yang terbaik sekarang, ini pariwisata dan ekonomi kreatif sudah menunjukkan kinerja kebangkitan," katanya.

Saat ditanya jika harus memilih menjadi cawapres Prabowo Subianto atau Anies Baswedan, Sandi mengatakan, keputusan itu nanti akan terlihat di bulan September.

"Keputusannya nanti di September," ujarnya. [rnd]

Baca juga:
NasDem Deklarasi Anies, Airlangga: Golkar Fokus KIB
Hasil Mukerwil PPP Sulsel: Ganjar Pranowo Capres 2024
Anies Terseret Kasus Formula E jadi Alasan PKS Tak Deklarasi Capres Bareng NasDem
PKS Sebut Anies Cocok Didampingi Khofifah atau Ganjar di Pilpres 2024
PKB Nilai NasDem Deklarasi Capres untuk Incar Suara Pendukung Anies
Demokrat Hargai Keputusan PSI Deklarasikan Ganjar Jadi Capres 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini