Sandiaga berminat garap potensi kopi Jawa Barat
Merdeka.com - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno tertarik menggarap potensi kopi terbaik di dunia. Dia tahu salah satu kopi terbaik dunia tumbuh kembang dengan baik di Jawa Barat.
Penggarapan kopi itu nantinya akan melibatkan para wirausaha yang ingin membuat coffe shop. Langkah itu juga nantinya akan masuk ke program unggulan Anies-Sandi, yakni Oke Oce yang mulai bekerja Oktober 2017 mendatang.
"Spesifik potensi kerja sama yang dibicarakan tadi bahwa kita punya yang namanya program oke oce. Tadi Pak Gubernur Jabar (Ahmad Heryawan) cerita Best kopi terbaik itu ada di Jabar. Nah itukan bisa menjadi sumber pencipta lapangan kerja," kata Sandiaga usai bertemu Ahmad Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa (20/6).
Menurutnya, pasar kopi terbesar di Indonesia sendiri adalah Jakarta. Sebab di ibu kota negara tersebut kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup warganya.
"Penciptaan banyak wirausaha nanti akan tergarap. Di Jakarta belum banyak (potensi kopi). Kan banyak coffe shop dan barista. Kalau terjalin baik antara Jabar dan Jakarta Itu akan jadi sumber pencipta lapangan kerja. Itu untuk pastikan ekonomi tumbuh. Jadi nanti mungkin bisa jadi Malabar Kopi, Puntang Kopi namanya," jelasnya.
Bersama Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan, Sandiaga mengaku memiliki target menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan. Dengan menggarap komoditas kopi, tentu ini merupakan potensi baik yang harus dimasukan dalam program andalannya.
"Jadi ke sini ada penciptaan ekonomi baru," ujarnya.
Selain kopi, Sandiaga mengaku, akan belajar juga pada Ahmad Heryawan bagaimana membenahi pendidikan. Menurutnya tata kelola pendidikan di Jabar cukup bagus karena memiliki 80 persen angka partisipasi murni (APM).
"Pendidikan saya belajar bagaimana apm di Jabar sekarang bisa 80 persen. Di Jakarta Utara saja cuma 60 persen. Kita punya PR. Dengan angka partisipasi murni kita nantinya akan all out," imbuhnya.
Sementara Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan mengatakan, kehadiran Sandiaga ke Bandung untuk membuka harmonisasi dua provinsi yang berdekatan. Jabar sebagai penyangga ibu kota tentu harus memiliki hubungan baik agar pembangunan yang dilakukan pemerintah bisa tercapai.
"Tadi disinggung sinergi pembangunan. Keserasian harmonisasi tata ruang. Termasuk harmonisasi infrastruktur di perbatasan. Pelayanan publik juga. Karena nanti akan ada sekolah dn hadirkan kerja sama yang baik. Kita sudah ada kerja sama dengan Banten, Jakarta, dan Jabar.Nanti diperkuat," tutup Aher. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya