KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Sampel tanah keluar asap panas di Dusun Kayeng dicek laboratorium

Jumat, 17 Februari 2017 21:32 Reporter : Purnomo Edi
Ilustrasi polusi tanah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Penemuan asap panas di dusun Kayen, Sampang, Gedangsari, Gunungkidul, pemerintah Kecamatan Gedangsari mengirimkan hasil uap air keluar dari tanah ke laboratorium. Camat Gedangsari, Muhammad Setyawan Indriyanto, menyebut itu dilakukan pada Kamis kemarin.

"Kami belum mengetahui hasil penyebab pasti asap panas dari tanah. Kemungkinan ada dua penyebabnya, memang panas bumi atau ada ground PLN yang bocor," ujar Indriyanto, Jumat (17/2).

Indriyanto menerangkan bahwa lokasi tanah mengeluarkan asap panas memang berada tak jauh dari puncak Gunung Nglanggeran. Sehingga, lanjut Indriyanto, kemungkinan panas karena panas bumi juga sangat dimungkinkan.

"Sementara sambil menunggu hasil lab, lokasi dipasang garis polisi. Garis polisi digunakan untuk mengamankan lokasi karena banyak warga yang datang ingin melihat," tutur Indriyanto.

Sebelumnya, munculnya asap menurut saksi mata Supriyono berawal ketika pemilik rumah milik Trisno Wiyono hendak menanam pohon binahong di pekarangan rumah miliknya. "Sekitar pukul enam pagi, saat menggali tanah tiba-tiba keluar asap panas dari dalam tanah," kata Supriyono, Kamis kemarin.

Supriyono menambahkan bahwa oleh pemilik rumah lokasi keluarnya asap dipasang pipa terbuat dari bahan plastik. Namun tidak kuat menahan panas yang dihasilkan sehingga pipa plastik hingga bengkok. "Tadi diganti pipa besi. Uapnya masih terlihat sampai siang ini," jelas Supriyono. [ang]

Topik berita Terkait:
  1. Gunung Kidul
  2. Yogyakarta
  3. Panas Bumi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.