Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Salut, aksi berlangsung damai dan tak ada sampah berserakan

Salut, aksi berlangsung damai dan tak ada sampah berserakan satgas kebersihan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi demo berlangsung hari ini sepertinya telah mengukir sejarah baru. Unjuk rasa organisasi masyarakat (Ormas) Islam diikuti ratusan ribu masa berjalan tertib, bahkan tanpa sampah berserakan.

Para pendemo berinisiatif memungut sampah patut diacungi jempol. Ketika demo usai para petugas kebersihan tidak kewalahan membersihkan sisa-sisa sampah seperti biasanya.

Sampah-sampah tersebut tampak sudah terkumpul di beberapa titik tertentu dalam plastik besar dan kardus.

Seperti yang tampak di sekitar Balai Kota, sampah bekas para pendemo terorganisir dengan baik dalam beberapa kantong plastik besar. Para orator berkali-kali mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak tanaman.

"Kita ini cinta lingkungan, jangan sampai merusak taman dan lingkungan dan jangan buang sampah sembarangan," begitu salah satu bunyi imbauan salah satu orator tadi siang ketika lewat di depan Balai Kota.

Bersihnya ibu kota dari sampah tak terlepas dari adanya Satgas Kebersihan. Mereka memungut sampah-sampah agar demo ini tidak merusak keindahan ibu kota.

"Kami bertugas memungut sampah yang ada di jalan agar jalanan tetap bersih," ujar Anggi dari komunitas One Day One Juz ini di lokasi, Jumat (04/11).

Menurut Anggi, sebagian Satgas Kebersihan ini adalah perempuan. "Kita kan perempuan jadi biar enggak berbaur dengan pria tugasnya menjaga kebersihan," tuturnya yang diamini oleh rekan-rekannya.

Anggi menjelaskan bahwa Satgas kebersihan ini jumlahnya ada ratusan. "Banyak, dari komunitas kami aja ada puluhan, kalau sama yang lain pasti sampai ratusan," tandasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP