Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sabet celurit dan seret korban, pemuda 18 tahun diamuk massa

Sabet celurit dan seret korban, pemuda 18 tahun diamuk massa Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemuda berusia 18 tahun, Muhammad Nuryono, menjadi bulan-bulanan massa setelah terlibat aksi perampokan di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, dini hari tadi. Sedangkan, rekannya, Muhammad Firdaus berhasil meloloskan diri dari kejaran warga dan polisi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, peristiwa itu bermula ketika dua pelaku berangkat dari rumahnya di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Margahayu menjelang tengah malam.

"Pelaku membekali diri dengan senjata tajam jenis celurit," kata Erna, Minggu (5/3).

Erna mengatakan, sampai di depan ruko Kali Mas, Jalan Chairil Anwar, para perlaku menghampiri Rino Muladi (22) yang berada di pinggir jalan sedang bermain telepon selular. "Tersangka MN turun dari sepeda motor kemudian membacok kepala korban menggunakan celurit," katanya.

Korban pun melawan dengan menarik kaus switer Nuryono, sementara Firdaus tancap gas. Alhasil, korban terseret sepeda motor hingga beberapa meter, sambil berteriak meminta pertolongan.

"Bersamaan dengan itu, dua anggota Buser Polsek Bekasi Timur sedang observasi wilayah tak jauh dari lokasi," katanya.

Melihat itu, kedua polisi itu langsung mengejar pelaku dibantu warga yang sedang nongkrong di Indomart Kalimalang. Satu orang tersangka tertangkap berikut barang bukti celurit, adapun telepon selular korban dibuang pelaku.

"Tersangka sempat diamuk masa, dan mengalami luka memar di wajahnya, sedangkan korban mengalami luka robek di kepala bagian atas mendapat lima jahitan," ujarnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP