Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Hasto bacakan puisi 'Kusajikan untuk Sang Mantan'

Saat Hasto bacakan puisi 'Kusajikan untuk Sang Mantan' Hasto Kristiyanto. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak para pendukung Ahok-Djarot untuk tidak takut dalam menghadapi berbagai tantangan dalam memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Dengan pergerakan rakyat yang tulus, Hasto meyakini rakyat Jakarta akan bisa diyakinkan kenapa harus memilih pasangan Ahok-Djarot pada pencoblosan, tanggal 15 Februari nanti.

Demikian disampaikan Hasto saat hadir dalam acara Flashmob yang diselenggarakan relawan Ahok-Djarot, di Mall Bassura, Jakarta Timur, Rabu (8/2) sore.

Di hadapan sekitar 3000 relawan yang hadir, Hasto turut memberi sambutan. Belum lama dia berorasi, seseorang menyodorkan handphone kepada Hasto dan meminta Hasto membacakan puisi karya Indra Kramadipa dengan judul "Kusajikan untuk Sang Mantan". Hasto pun dengan lantang membacakan puisi.

Berikut puisi yang dibacakan Hasto:

Kusajikan untuk Sang Mantan

Berjuanglah dg penuh keyakinan saudara-saudaraku

Pastikan Ahok Djarot menang 1 putaran tanpa ragu

Kini kita perkuat semangat gotong royong tanpa kenal lelah hai saudaraku

Pemerintahan yang bersih yang kita tunggu

Hidup ahok Djarot

Di seberang sana ada sang mantan yang bingung dan sedang mencari siasat baru

Berbagai strategi dan beragamara mengadu dicoba dengan terburu-buru

Namun Tuhan hadir sebagai Sang Maha Tahu

Siasat licik hadang Ahok-Djarot kini tersandung batu

Dulu pemilu selalu dijadikan alat menang-menangan bagimu

Pengurus KPU yang seharusnya netral pun kamu bujuk rayu

Contohnya si Anu, pengurus KPU yang lalu, kau rekrut masuk Partai mu

Siapa sangka keterpurukan kini menerjang Sang Begawan Yama yang semakin layu.

DPT dan IT adalah noda pemilu yang kamu gunakan

Menistakan demokrasi yang memalukan bagi anak cucu

Kini kamu coba bangkit kembali dengan cara-cara yang menistakan

Seolah rakyat tidak tahu dan akhirnya setelah terbongkar, wajahmu tampak lucu

Saat membaca puisi itu, Hasto sempat berceletuk," Wah puisi ini sangat politik. Ini saya hanya membacakan saja lo. Tapi isinya benar apa tidak?," kata Hasto seusai membacakan puisi, yang kemudian dijawab dengan teriakan "Benar!!".

"Mari, kita manfaatkan sisa hari sebelum pencoblosan. Tiada hari tanpa perjuangan, tiada hari tanpa pergerakan. Kita buktikan, Ahok-Djarot menang, kita berjuang untuk memang satu putaran," ungkap Hasto. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP