Revisi UU KPK Disahkan, MAKI Khawatir Skandal Bank Century akan SP3

Selasa, 17 September 2019 13:54 Reporter : Merdeka
Revisi UU KPK Disahkan, MAKI Khawatir Skandal Bank Century akan SP3

Merdeka.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk mendapat kejelasan kasus Bank Century. Menurut MAKI masih banyak potensial tersangka yang masih berpotensi dan belum diungkap KPK hingga saat ini, seperti Muliaman D. Hadad, Raden Pardede, termasuk Mantan Wakil Presiden Boediono.

"KPK baru tetapkan terpidana Pak Budi Mulya itu, tapi kami melihat ada beberapa nama lain berpotensi tersangka, termasuk Pak Boediono dan kawan-kawan," kata Deputi MAKI, Komariyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/9).

Komariyono beralasan, desakan dilakukannya berdasarkan putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan KPK segera menetapkan tersangka baru dalam kasus dana talangan Bank Century pada April 2018. Ihwal tak ada titik terang, karenanya MAKI kembali gugat KPK.

"Ini sudah 1,5 tahun kalau dihitung, setengah tahun lagi kedaluwarsa kalau RUU KPK disahkan bisa SP3," tegas Komariyono.

Namun sebaliknya, Biro Hukum KPK, Firman Kusbiantoro menampik kalau lembaganya tak menindaklanjuti putusan hakim. Menurutnya penyidik komisi antirasuah saat ini masih mendalami hal terkait.

"Karena ini kan perkara yang cukup besar, kita butuh ketelitian dan kehati-hatian tersendiri dan harus cermat, kita tetap berpatokan bahwa kita mencari bukti-bukti permulaan yang cukup untuk penyelidikan ini," jelas Firman di lokasi yang sama.

Firman juga menegaskan, KPK tidak pernah berhenti memanggil saksi untuk memberi keterangan kasus terkait. Tercatat saat ini sudah lebih dari 30 orang dipanggil KPK untuk pendalaman kasus ini, di antaranya mantan Deputi Gubernur Senior BI, Miranda Goeltom, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Reporter: Muhammad Radityo [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini