Rumput diperbarui, Stadion GBLA bisa digunakan lagi Desember 2016

Kamis, 6 Oktober 2016 19:03 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Rumput diperbarui, Stadion GBLA bisa digunakan lagi Desember 2016 Stadion Gelora Bandung Lautan Api. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Kondisi rumput di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung rusak pascadigunakan untuk pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jabar. Saat ini, rumput-rumput itu sedang dalam proses perbaikan dan ditargetkan Desember 2016 sudah kembali tertata dan bisa digunakan.

Hal itu diketahui usai Sekda Jabar Iwa Karniwa melakukan peninjauan langsung ke Stadion GBLA, Kamis (6/10). Iwa yang merupakan Ketua Harian Umum PB PON Jabar tampak didampingi Kepala Diskimrum Bambang Rianto.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari PB PON. Masyarakat Jawa Barat enggak usah khawatir karena kita akan bertanggung jawab bahkan perbaikan ini hasilnya bisa lebih baik," kata Iwa di lokasi yang bertelanjang kaki saat meninjau rumput GBLA.

Menurut dia, perbaikan rumput GBLA sudah dimulai sejak Senin 3 Oktober lalu. Jika perbaikan terus dilakukan tanpa kendala cuaca, dalam satu bulan rumput GBLA akan kembali hijau seperti semula.

"Sesuai dengan saran dan ahli 60 hari perbaikan ini beres. Tapi baru benar-benar bisa digunakan sekitar Desember nanti," ujarnya.

Dia menambahkan, dari 10 ribu meter persegi rumput yang terhampar, 2.500 memang diganti baru. Saat acara, rumput bagian itu tertutup panel panggung sehingga tidak mendapatkan udara baik dan sinar matahari yang layak. Rumput yang semula hijau menjadi kuning akibat kekeringan.

"Diganti rumput tidak total jadi sekitar 2.500 meter persegi dari 10 ribu meter persegi. Artinya hanya 25 persen penggantian rumput ini, sisanya perbaikan saja," terangnya.

Menurut Tajudin (42) pelaksana lapangan Stadion GBLA, perbaikan rumput dilakukan secara bertahap dimulai dengan menggunting rumput yang rusak.

"Lalu awal pekan depan, pemberian nutrisi rumput. Sisanya hanya menunggu rumput berkembang. Sehingga Desember sudah bisa digunakan," tegasnya.

PB PON sendiri menganggarkan Rp 400 juta untuk perbaikan rumput yang rusak. Duit tersebut memang sudah dialokasikan sebelum PON berlangsung, sebab kerusakan rumput sudah diprediksi sebelumnya kejuaraan empat tahunan tersebut di mana Jabar bertindak sebagai tuan rumah. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini