Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rumah pimpinan KSP Pandawa di Sawangan diancam bom

Rumah pimpinan KSP Pandawa di Sawangan diancam bom kantor KSP Pandawa digaris polisi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisruh kasus KSP Pandawa kian memanas. Belum juga proses pencairan dana nasabah selesai, kali ini kediaman salah satu Pimpinan KSP Pandawa, Subadri yang berada di Jalan Anggrek Tujuh PD Bulak RT 02 RW 02 Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, digegerkan oleh teror yang diduga bom.

Warga menemukan benda mencurigakan berbungkus plastik berwarna hitam berada di depan rumah Subadri. Warga pun langsung melapor ke polisi. Setelah dicek, bungkus plastik yang menghebohkan itu hanyalah berisi kain.

Warga yang menemukan benda mencurigakan ini adalah Dariono (53). Salah satu nasabah KSP Pandawa ini mengaku sebelumnya mendapat kabar dari Ketua RT 02, Rusito yang mendapat pesan singkat ada ancaman bom.

"Pak RT nggak ada. Saya dikabari Pak RT kalau ada ancaman bom di rumah Pak Subadri. Saya langsung ngecek. Terus saya lihat memang ada bungkusan besar seperti koper yang dibungkus plastik hitam," katanya, Jumat (3/2).

Dia menuturkan, jika sudah dua minggu ini, Subadri yang diketahui adik Pemilik KSP Pandawa, Salman Nuryanto tidak ada di rumahnya. Beberapa hari lalu dia bersama warga lain juga sempat mendatangi rumah Subadri.

"Sudah banyak nasabah yang datang ke sini. Sejak kasus Pandawa ramai, banyak yang datang. Hampir setiap hari ke sini. Tapi baru kali ini ditemuin benda mencurigakan seperti bom," ucapnya.

Sementara itu Kapolsek Sawangan, Kompol Sutarjo mengatakan, begitu mendapat informasi pihaknya langsung mengecek lokasi dan selanjutnya memanggil Gegana. Setelah dilakukan pengecekan dan mengambil barang mencurigakan itu, ternyata didapat hasil itu isinya bukan bom.

"Isinya kain yang dimasukan ke dalam koper kemudian dibungkus plastik hitam," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP