Ruang Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Kulon Progo Hampir Penuh

Selasa, 15 Juni 2021 20:28 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ruang Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Kulon Progo Hampir Penuh Pasien Corona. ©2020 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Ruang isolasi dua rumah sakit rujukan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, hampir penuh, seiring penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 yang cukup tinggi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan dua rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien terkonfirmasi COVID-19, yakni RSUD Wates sisa tujuh kamar dari 30 ruangan yang disediakan, dan RSUD Nyi Ageng Serang tinggal satu ruangan dari 10 ruangan yang disediakan.

"Posisi bangsal isolasi rumah sakit rujukan Kulon Progo per 15 Juni 2021, yakni RSUD Wates sisa tujuh ruangan dan antrian IGD sembilan pasien. Kemudian RSUD Nyi Ageng Serang sisa satu ruangan dan antrian IGD kosong," kata Baning dilansir Antara, Selasa (15/6).

Ia mengatakan hari ini, penambahan terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 35 kasus dari hasil usap (swab) PCR sebanyak delapan kasus, dan tes cepat antigen 27 kasus. Kasus tersebut tersebar di Temon, Sentolo, Kalibawang, Panjatan, Wates, Lendah, dan Pengasih.

Selain itu, hari ini ada satu pasien terkonfirmasi yang meninggal dunia, yakni warga Kalibawang. Kemudian, ada 11 terkonfirmasi COVID-19 yang selesai menjalani isolasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 6.593 kasus dengan rincian 66 isolasi rumah sakit, isolasi mandiri 545 kasus, selesai isolasi 5.321 kasus, 533 sembuh dan 128 meninggal dunia.

"Dua hari terakhir, penambahan terkonfirmasi COVID-19 memang jumlahnya turun dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, kami tetap mengimbau kepada masyarakat meningkatkan protokol kesehatan," katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengingatkan kepada warga untuk 5M mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi.

"Jangan sampai lengah, khususnya selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini