RSUD Tangani 71 Pasien Kerusuhan Wamena

Jumat, 27 September 2019 21:32 Reporter : Wisnoe Moerti
RSUD Tangani 71 Pasien Kerusuhan Wamena Evakuasi korban aksi demo anarkis di Wamena ke Jayapura. Antara

Merdeka.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya dr. Felly Sahureka menyebutkan, total pasien luka akibat kerusuhan anarkis sejak Senin (23/9) hingga Kamis (26/9) sebanyak 71 pasien. Kebanyakan sudah diperbolehkan pulang.

"Dari 71 pasien itu, 20 orang di antaranya telah dirujuk ke RS di luar Wamena, ada pula yang sudah dipulangkan, sedangkan pasien yang lainnya masih dirawat di bangsal satu, untuk tindakan operasi dan lain-lain," kata Felly di Jayapura, seperti dilansir Antara, Jumat (27/9).

Dia mengatakan, pasien yang masih dirawat lukanya bervariasi. Ada yang luka bakar, luka karena patah tulang dan luka tembak.

"Semua dokter, perawat, bidan, beserta semua petugas telah bekerja sama melayani pasien bahkan ada bantuan perawat-perawat dari puskesmas yang tutup pascademo yang berujung rusuh ini," katanya menanggapi situasi Papua terkini.

Ada sekitar 10 orang tenaga medis yang diperbantukan dari luar RSUD Wamena. Bahkan tenaga dokter dari kabupaten lain, seperti dari Kabupaten Lanny Jaya.

"Kami sangat berterima kasih untuk itu, tetapi sampai saat ini karena petugas kita juga rata-rata memang mengungsi sehingga kita keterbatasan tenaga," ujarnya.

Hingga kini ada dua tim yang diperbantukan dari crisis center provinsi yang sudah tiba. Tidak hanya itu, dari TNI AU dan TNI AD juga membantu. Jumlahnya 30 tenaga kesehatan.

"Sehingga pasien patah tulang akan ditangani langsung oleh dokter ortopedi yang dikirim dari kesatuan itu, sehingga bisa membantu kita untuk pelayanan operasi selain dokter bedah yang ada di sini dua dokter, ditambah satu dokter dari Lanny Jaya yang membantu," jelasnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini