RS Rujukan Penanganan Virus Corona di Sumsel Ditambah
Merdeka.com - Pemerintah telah menambah rumah sakit (RS) rujukan untuk penanganan virus Corona di seluruh wilayah Indonesia. Dari semula 100 rumah sakit, menjadi 132. Pemerintah juga menambah 109 RS TNI, 53 RS polri, dan 65 RS BUMN.
Salah satunya penambahan dua RS rujukan di Sumatera Selatan. Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengungkapkan, tambahan dua RS rujukan itu adalah RS Siti Fatimah Palembang dan RS Dr Rivai Abdullah Banyuasin.
Dengan demikian, RS rujukan di provinsi itu menjadi enam RS dari empat RS yang lebih dulu ditetapkan, yakni RSUP Mohammad Hoesin Palembang (RSMH), RSUD Kayuagung, RSUD Lahat, dan RS Lubuklinggau.
"Penunjukan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 169 Tahun 2020. Untuk di Sumsel ada penambangan dua rumah sakit rujukan virus Corona," ungkap Lesty, Jumat (13/3).
Oleh karena itu, RS rujukan tambahan diminta segera menyiapkan fasilitas dan tim medis untuk menangani pasien yang diduga suspek Corona, seperti ruang isolasi. Jika diperlukan, RS tersebut merujuk pasien ke RSMH Palembang sebagai RS rujukan utama.
"Kami minta segera disiapkan, bisa koordinasi dengan Dinkes Sumsel dan komunikasikan dengan tim Covid RSMH," ujarnya.
Meski kasus positif Corona terus meningkat di Indonesia, Lesty mengimbau masyarakat tidak panik berlebihan. Cara termudah agar terhindar dari virus itu adalah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat.
"Jika tahan tubuh kita kuat, penyakit tidak mudah masuk. Tentunya jika kesehatan terganggu, misal demam di atas 38 derajat dan gangguan pernapasan, segera ke dokter atau puskesmas agar bisa ditangani," imbaunya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya