Rp 600 juta di laci meja direktur operasional Pelindo III
Merdeka.com - Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III, Rahmad Satria masih menjalani pemeriksaan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Rahmad tertangkap tangan dalam operasi yang dilakukan tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri dan Satgas Dwelling Tim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Dalam penggeledahan di ruangannya, tim Satgas menemukan uang tunai sebesar Rp 600 juta dalam laci meja kerjanya. Ada beberapa berkas lain seperti dokumen dan administrasi, yang diduga terkait dokumen kontainer yang tidak pernah diperiksa oleh Pelindo.
"Masih diperiksa dan didalami, mengenai pungli. Terutama saat pemeriksaan kontainer yang masuk di Terminal Petikemas Surabaya," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Takdir Mattanette, Selasa (1/11).
Sebelumnya, Takdir Mattanete menuturkan, Rahmad ditangkap di kantornya dengan barang bukti berupa beberapa dokumen aliran dana yang masuk ke Pelindo III. "Dugaan Pungli itu terjadi ketika proses pemeriksaan kontainer yang masuk di Terminal Petikemas Surabaya," ujar Takdir.
Modusnya, ada beberapa kontainer yang tidak diperiksa PT Ankera, selaku petugas pemeriksaan. Tiap kontainer diwajibkan membayar Rp 500.000 hingga Rp 2 juta agar bisa segera diperiksa oleh petugas. Uang tersebut disetorkan ke Dirut Operasional PT Pelindo III, Rahmad Satria.
"Dari hasil pungutan itu, mereka mendapatkan Rp 5 sampai 6 miliar rupiah setiap bulannya," jelas mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya