Risma kunjungi keluarga Bayu korban bom gereja: Bapakmu pahlawan nak
Merdeka.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi keluarga korban meninggal dunia peledakan bom Gereja Santa Maria Tak Bercela, Aloysius Bayu Rendra Wardhana di kediaman Jalan Gubeng Kertajaya I/15 Surabaya. Aloysius Bayu Rendra Wardhana gugur setelah menghalau kedua pelaku bom bunuh diri yang menggunakan sepeda motor merangsek masuk ke area Gereja Santa Maria Tak Bercela yang ia jaga.
"Bapakmu pahlawan nak. Kalau tidak ada bapakmu, mungkin korban yang jatuh di sana bisa jauh lebih banyak lagi," kata Risma kepada anak pertama almarhum Aloysius yang masih berusia 2,5 tahun saat digendong ibunya, Monic Dwi, seperti dilansir Antara, Senin (14/5).
Pada saat tiba di rumah duka pada sekitar pukul 16.00, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini langsung tidak kuasa menahan air matanya. Hal ini dikarenakan dirinya turut sedih memikirkan masa depan kedua anak mendiang Bayu yang harus ditinggalkan sang ayah akibat tindakan biadab dari para teroris.
Tak hanya berhenti sampai di sana, mantan Kepala Bappeko Surabaya ini juga tampak menciumi kedua anak suami dari Monic Dwi itu.
"Kamu harus bangga sama bapakmu, nanti kalau besar yang pintar ya," kata Risma kepada anak kedua yang baru berusia 10 bulan.
Diketahui Aloysius Bayu Rendra Wardhana gugur setelah menghalau kedua pelaku bom bunuh diri yang menggunakan sepeda motor merangsek masuk ke area Gereja Santa Maria Tak Bercela yang ia jaga.
Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan bahwa apabila tidak dihalau oleh mendiang Bayu, maka pelaku teror bisa dipastikan akan bisa langsung merangsek ke bagian dalam dan menimbulkan korban lebih banyak.
Bersamaan itu, Risma juga bertemu dengan Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat yang juga saat itu sama-sama mengunjungi keluarga korban. Risma dan Djarot yang merupakan kader PDI Perjuangan saling bertegur sapa.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya