Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rieke sindir Kemenkes, nomor duakan tenaga kesehatan daerah jadi PNS

Rieke sindir Kemenkes, nomor duakan tenaga kesehatan daerah jadi PNS Rieke Dyah Pitaloka. ©2015 merdeka.com/dede rosyadi

Merdeka.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sekaligus anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengadakan kunjungan kerja ke Bali dalam rangka masa reses.

Kepada konstituennya di Bali, Rieke menyebut Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan mengangkat 432 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang memiliki SK Pemerintah Pusat dan telah bekerja selama dua tahun, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Bidan PTT yang sudah kerja dua tahun harus diangkat jadi PNS," katanya dalam kunjungan kerja di Provinsi Bali, Senin, (23/2).

Rieke pun menambahkan, pengangkatan Bidan PTT yang memiliki SK Pusat itu harusnya tanpa melalui proses tes atau ujian. Pasalnya, pengabdian mereka selama dua tahun telah membuktikan kemampuan mereka sebagai bidan.

Selain itu, menurut Rieke, pengangkatan Bidan PTT SK Pusat itu oleh Kemenpan RB, tidak akan membebani anggaran daerah. Pasalnya, anggaran Bidan PTT yang diangakat menjadi PNS akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat.

"Jadi harus diangkat dengan jalur khusus, dan diangkatnya melalui pusat, jadi tidak pakek dana daerah. Sehingga enggak membebani daerah," katanya.

Rieke pun mengkritisi kebijakan Kementerian Kesehatan yang dalam penerimaan CPNS lebih memprioritaskan sektor kelembagaan kementerian tersebut ketimbang menerima para Bidan PTT yang ada di daerah.

"Saya mau nagih janji Pemerintah, kenapa di PNS diprioritaskan di lembaga kementerian Bukan para tenaga kesehatan yang ada di daerah," pungkasnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP