Ridwan Kamil: Jika Merasakan Gejala Virus Corona, Pro Aktif Periksakan Diri
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut locus penularan virus corona (covid-19) kepada dua warga Depok terjadi di Jakarta. Ridwan Kamil meminta warga Jawa Barat, khususnya yang berada di Depok tidak panik. Pelajari semua hal yang berkenaan dengan pencegahan dan penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut.
"Pada hari kita mendapatkan berita langsung dari presiden, diumumkannya positif covid-19, Belum ada bukti fakta locus terinfeksinya di Depok, jadi saya himbau warga Depok tidak panik, tenang saja," kata dia, Senin (2/3).
"Locusnya di Jakarta, hanya kebetulan KTP domisilinya di depok," ia melanjutkan.
Meski demikian, tetap perlu peningkatan kewaspadaan. Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, berdasarkan pernyataan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto yang dijadikan referensi menyebut bahwa virus corona tidak menempel di benda mati.
"Jadi virus hanya bisa hidup dari kontak makhluk hidup," ucap dia.
Dengan demikian, warga yang merasa kesehatannya terganggu dengan ciri-ciri terpapar virus corona haru berinisiatif melaporkan dan memeriksakan ke rumah sakit.
"Jika ada gejala demam dan sesak nafas sehingga melaporkan ke rumah sakit. Atau teman, tetangga terduga covid-19, pro aktif (melaporkan atau memeriksakan diri)," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan melalui pengumuman resminya bahwa virus corona atau Covid-19 telah masuk di Indonesia. Terdapat dua warga di Depok, Jawa Barat yang masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
"Tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ujar Jokowi di Istana, Jakarta.
Jokowi menuturkan, kasus masuknya virus corona ke tanah air itu terungkap setelah ada laporan warga negara Jepang dinyatakan positif usai berkunjung ke Indonesia. Pemerintah kemudian menelusuri siapa saja yang melakukan kontak dengan WN Jepang tersebut.
"Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri. Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan 2 orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," tutur Jokowi.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya