Ricuh Pilkada Kaltara, mobil gubernur dan petugas KPU ikut dibakar

Sabtu, 19 Desember 2015 20:28 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Ricuh Pilkada Kaltara, mobil gubernur dan petugas KPU ikut dibakar Ilustrasi Bentrokan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak tiga mobil dan beberapa bangunan kantor Gubernur Kaltara dibakar saat demontrasi anarkis memprotes hasil Pilkada Kalimantan Utara (Kaltara) di Tanjung Selor, Minggu.

Aksi anarkis terjadi saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara menggelar rapat pleno penghitungan suara.

"Tercatat ada tiga mobil dibakar milik petugas KPU serta empat mobil lain dirusak," kata Fahmid, seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran Bulungan, dikutip dari Antara, Sabtu (19/12).

Dia menyesalkan aparat keamanan yang terkesan tidak berdaya menghadapi aksi anarkis itu. Padahal jumlah aparat lebih banyak dari pendemo.

"Beberapa rekan kena lemparan batu saat bertugas memadamkan api, sementara aparat yang kita harap bisa melindungi justru mundur. Para pendemo menghalangi tugas kita saat melakukan upaya pemadaman," ujarnya.

Dia menambahkan, para pemadam kebakaran tetap melakukan tugasnya sehingga kobaran api tidak menghanguskan seluruh bangunan di pusat perkantoran eks-kantor bupati itu.

Gedung yang tampak parah antara lain, ruang serba guna, kantor badan Kepegawaian Daerah dan Biro Layanan dan Jasa karena menjadi satu bangunan.

Mobil yang dirusak antara lain milik petugas KPU serta mobil dinas PJ Gubernur Kaltara yang parkir di halaman depan.

Aparat kepolisian dan TNI tidak berhasil menghalau para mendemo yang merengsek masuk ke kantor gubernur, dan berhasil membakar mobil yang parkir serta gedung serba guna.

Warga setempat menyesalkan sikap aparat yang tidak berdaya menghadapi aksi anarkis yang merusak fasilitas pemerintah.

Pilkada Kaltara pertama kalinya digelar pada 9 Desember 2015.

Dari perhitungan cepat atau quick count, pasangan calon gubernur nomor 2 Irianto Lambrie-Udin Hianggio berhasil mengungguli calon lainnya.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan cepat yang dilakukan kubu tim pasangan tersebut, perolehan suara Irianto-Udin mencapai 53,67 persen suara. Sementara, kubu pasangan Jusuf Serang Kasim-Marthin Billa mengumpulkan 45,86 persen suara. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan
  2. Pilkada Serentak
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini