Resmikan Pasar Badung, Jokowi Minta Jangan Sampai Bau dan Kotor

Jumat, 22 Maret 2019 21:46 Reporter : Moh. Kadafi
Resmikan Pasar Badung, Jokowi Minta Jangan Sampai Bau dan Kotor Presiden Jokowi resmikan Pasar Badung Bali. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana mendatangi Pasar Tradisional Badung, Bali, Jumat (22/3). Kedatangan rombongan Jokowi disambut 2 ribu penari pendet dari siswi SMA di Kota Denpasar, serta masyarakat Bali yang sudah menunggu sejak siang. Selanjutnya, Jokowi meresmikan Pasar Badung Kota Denpasar, dengan penandatanganan prasasti.

"Saya melihat Pasar Badung ini sangat senang sekali. Karena ini adalah Pasar heritage warisan pusaka. Yang kalau dilihat dari depan dan saya sudah berkeliling di seluruh Tanah Air, ini adalah pasar dengan arsitektur yang paling bagus yang pernah saya lihat," ucap Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi juga berharap, pengelola Pasar Badung bisa mengatur dengan baik, mulai dari pedagang sampai persoalan kebersihan.

"Saya titip manajemennya betul-betul diatur kebersihannya, setiap pagi, siang, malam dan juga pedagangnya. Bukan hanya pasarnya yang bersih, pedagangnya juga bersih. Bersih pakaiannya, selalu tersenyum, iya kalau di Bali selalu tersenyum," imbuhnya.

Namun dari semua itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa yang paling penting Pasar Badung jangan sampai becek, kotor dan bau.

"Dan yang paling penting jangan sampai pasar itu becek. Jangan sampai pasar itu bau, jangan sampai pasar itu kotor. Ini budaya yang harus kita ubah semuanya," ujarnya.

"Sehingga pasar rakyat bisa bersaing dengan pasar-pasar modern. Bisa bersaing dengan mal, bisa bersaing dengan hipermarket dan bisa bersaing dengan supermarket. Saya yakin bisa, tinggal niatnya ada atau tidak ada," jelas Jokowi.

"Terakhir dengan memohon izin dengan Sang Hyang Widhi Wasa, pada sore ini saya resmikan Pasar Badung," terangnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Presiden Jokowi
  2. Badung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini