Rektor Positif Terpapar Covid-19, Kampus ITS Ditutup 18 Hari
Merdeka.com - Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng dinyatakan positif terpapar Covid-19. Akibatnya, kampus ITS pun di lockdown selama 18 hari.
Keputusan me-lockdown kampus ITS itu terjadi setelah tes usap atau Swab milik Rektor hasilnya keluar pada Jumat (25/12) ini. Berdasarkan hasil Swab, pria yang akrab disapa Prof Ashari tersebut dinyatakan positif Covid-19.
"Kami menyampaikan bahwa Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng dinyatakan positif Covid-19. Beliau dinyatakan positif setelah melakukan tes usap dan hasil tes keluar pada pagi ini, tanggal 25 Desember 2020," kata Kepala Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS, Anggra Ayu Rucitra.
Ia pun menegaskan, bahwa kondisi Prof Ashari saat ini dalam keadaan baik-baik saja dan sedang dilakukan perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya.
"Dimohon kepada seluruh Sivitas ITS agar turut serta mendoakan beliau. Agar beliau segera kembali pulih dan sehat. Serta dapat kembali memimpin kampus tercinta ITS," katanya.
Satgas Covid-19 ITS pun telah mengeluarkan larangan masuk kampus setempat atau lockdown sejak 24 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021 untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona.
"Mengingat perkembangan perluasan Covid-19 di lingkungan ITS serta langkah untuk pencegahannya, Satgas ITS merekomendasikan dan telah disetujui oleh Pimpinan ITS, mengenai larangan masuk kampus ITS per tanggal 24 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021," ujar Anggra.
Sementara bagi Sivitas ITS yang sedang sakit, mengetahui ada yang sakit, serta ingin mengetahui langkah dan pencegahan Covid-19, Anggra mengimbau agar menghubungi hotline Satgas Covid-19 ITS di nomor 08113010103.
"Kami mendoakan semoga semua dalam keadaan sehat dan kuat selalu. Selalu ingat jaga protokol kesehatan dan jaga imunitas tubuh," tegasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya