Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekan Siti Masitha, Amir Mirza divonis 7 tahun penjara

Rekan Siti Masitha, Amir Mirza divonis 7 tahun penjara Amir Mirza Hutagalung diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Rekan Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha, Amir Mirza Hutagulung divonis 7 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang. Amir Mirza yang pernah menjabat sebagai Ketua Partai NasDem Brebes tersebut terbukti bersekongkol dengan Siti Masitha dalam kasus suap sebesar Rp 7 miliar.

"Menjatuhkan pidana selama 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Antonius Widjantono di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (23/4).

Vonis terhadap Amir lebih ringan dari tuntutan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi yakni 9 tahun penjara. Amir didakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana Pasal 12 huruf B UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah ke dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) juncto pasal 64 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Hakim juga memertimbangkan hal yang meringankan terdakwa. "Hal yang meringankan karena terdakwa berlaku sopan. Terdakwa mengaku bersalah mengakui perbuatannya," jelasnya.

Amir Mirza adalah orang kepercayaan Wali Kota Siti Masitha dan menjadi perantara langsung uang suap Rp 7 miliar dari berbagai pihak di Kota Tegal. Suap diterima di antaranya dari Wakil Direktur Rumah Sakit Kardinah, Cahyo Supriadi dan Sadat Fariz.

Uang suap itu salah satunya digunakan Amir Mirza dan Masitha untuk mencalonkan diri di Pilkada Kota Tegal 2018. Dari uang suap yang diterima total Rp 345 juta dibagikan ke sejumlah partai politik, sebagai dana sosialisasi dan syukuran parpol.

Atas vonis hakum, Amir Mirza mengambil langkah pikir-pikir. Sikap dan tanggapan atas putusan majelis hakim akan disampaikannya dalam waktu yang ditentukan.

Sementara Jaksa Penuntut Umum KPK, Joko Hermawan menyebut jika sebelum divonis hakim, Amir Mirza telah mengembalikan uang suap kepada KPK senilai lebih dari Rp3 miliar. "Uang yang cash Rp 1,5 miliar dikembalikan. Rinciannya banyak mulai dari pengusaha-pengusaha dan lain-lain. Total sekitar Rp 3 miliar lebih," jelasnya. Jaksa KPK juga masih belum menentukan sikap atas vonis hakim yang lebih rendah dari tuntutan sebelumnya.

Sebelumnya, Hakim juga telah memvonis Siti Masitha dengan penjara lima tahun dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan. Masitha terbukti bersalah atas kasus suap Rp 7 miliar dari proyek dan mutasi jabatan di Pemkot Tegal. Dari jumlah tersebut, setidaknya dia menikmati Rp 500 juta.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Miris Warga Bantaran Kali Ciliwung Ibu Kota, Hidup Berdampingan dengan Bau Sampah
Miris Warga Bantaran Kali Ciliwung Ibu Kota, Hidup Berdampingan dengan Bau Sampah

Kali penuh sampah jadi pemandangan sehari-hari warga bantaran ciliwung di Tanah Abang

Baca Selengkapnya
Detik-Detik Eks Casis Bintara Iwan Dihabisi Serda Adan, Korban Dicekik, Ditusuk Lalu Dibuang ke Jurang
Detik-Detik Eks Casis Bintara Iwan Dihabisi Serda Adan, Korban Dicekik, Ditusuk Lalu Dibuang ke Jurang

Polisi ungkap detik-detik peristiwa tewasnya eks calon siswa Bintara Iwan oleh anggota TNI AL Serda Adan.

Baca Selengkapnya
Tersangka Peragakan 41 Adegan Pembunuhan Pengusaha Roti dan Anaknya di Maros, Istri Korban Histeris
Tersangka Peragakan 41 Adegan Pembunuhan Pengusaha Roti dan Anaknya di Maros, Istri Korban Histeris

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap pengusaha roti Makmur (52) dan anaknya Abdillah Makmur (27) di Maros, Selasa (19/12).

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Detik-Detik Menegangkan Penangkapan Tarsum Usai Mutilasi Istri di Ciamis
Detik-Detik Menegangkan Penangkapan Tarsum Usai Mutilasi Istri di Ciamis

Karnita meminta warga untuk menjaga jarak aman dan agar tidak berbuat macam-macam yang bisa mengancam keselamatan.

Baca Selengkapnya
Kisah Pilu ABG di Sumbar Dicekoki Miras lalu Diperkosa Empat Pemuda, Ini Tampang Para Pelaku
Kisah Pilu ABG di Sumbar Dicekoki Miras lalu Diperkosa Empat Pemuda, Ini Tampang Para Pelaku

Kejadian itu berawal ketika korban diajak keluar rumah oleh salah seorang pelaku inisial R yang juga merupakan teman korban.

Baca Selengkapnya
Blak-blakan Eks Sekjen Kementan di Sidang: Ada Arahan SYL Serahkan Rp800 juta untuk Firli Bahuri
Blak-blakan Eks Sekjen Kementan di Sidang: Ada Arahan SYL Serahkan Rp800 juta untuk Firli Bahuri

Penyerahan uang itu melalui melalui Kepala Polrestabes Semarang Komisaris Besar Polisi Irwan Anwar yang juga merupakan saudara dari SYL.

Baca Selengkapnya
Potret Miris Rakyat Kecelakaan di Depan Rombongan Pejabat, Jangankan Ditolong Pelankan Kendaraan pun Tidak
Potret Miris Rakyat Kecelakaan di Depan Rombongan Pejabat, Jangankan Ditolong Pelankan Kendaraan pun Tidak

Alih-alih memelankan kendaraan atau berhenti, rombongan justru terus melaju.

Baca Selengkapnya
Cerita Miris Dirjen Kementan Terpapar Covid-19 Dipalak Rp450 Juta untuk Keperluan SYL dan Keluarga
Cerita Miris Dirjen Kementan Terpapar Covid-19 Dipalak Rp450 Juta untuk Keperluan SYL dan Keluarga

Karena tidak punya saksi tidak memenuhi permintaan uang tersebut.

Baca Selengkapnya
Bangun Usaha Kayu dari Garasi Rumah, Wanita Ini Raih Omzet Hingga Rp200 Juta per Bulan
Bangun Usaha Kayu dari Garasi Rumah, Wanita Ini Raih Omzet Hingga Rp200 Juta per Bulan

Nia dan mitranya memutuskan untuk memberi nilai tambah pada produk-produk tersebut.

Baca Selengkapnya