Reaksi Ketua MPR Ditanya Perkembangan Surat Usulan Pemakzulan Wapres Gibran dari Forum Purnawirawan TNI
Forum Purnawirawan TNI mengirimkan surat pemakzulan Wapres Gibran
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mengaku belum mendapatkan perkembangan terkait dengan surat Forum Purnawirawan TNI terkait usulan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden (Wapres).
Hal ini dikarenakan dirinya yang baru saja berkantor setelah sebelumnya memasuki masa reses.
"Terus terang saya belum dapat update dari Sekretariat sampai hari ini. Saya belum, teman-teman Sekretariat belum melaporkan, saya juga belum menanyakan karana saya baru masuk setelah reses hari ini," kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/6).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra ini pun mengungkapkan, jika dirinya belum ada komunikasi antar pimpinan.
"Belum (ada komunikasi antar pimpinan) Barangkali entah ada, sudah ada, tapi saya belum tahu. Belum-belum," ungkapnya.
Kemudian, saat disingung apakah dirinya ada komunikasi dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Komunikasi terus berjalan dengan Dasco, namun tidak membicarakan terkait dengan surat pemakzulan tersebut.
"Saya dengan Pak Dasco sering bertemu, tapi saya tidak membicarakan itu. Membicarakan yang lain," pungkasnya.
Ketua DPR Menanggapi
Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani mengaku belum mengecek surat Forum Purnawirawan TNI terkait usulan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden (Wapres).
Sehingga, ia pun belum membacakannya di dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 pada Selasa (24/6).
Terlebih, surat itu dikatakan Puan masih berada Tata Usaha (TU). Hali ini kemudian yang menjadikan dirinya belum melihat surat tersebut.
"Belum lihat (surat Forum Purnawirawan TNI). Ini baru masuk masa sidang, semua surat yang diterima masih di tata usaha," tutur Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6).
Sekedar informasi, DPR RI tidak membacakan surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengusulkan Gibran Rakabuming Raka untuk dimakzulkan dari jabatan Wakil Presiden (Wapres).
Hal itu diketahui dari Rapat Paripurna DPR RI Ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025. Dalam rapat itu, pimpinan DPR RI tidak membacakan surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Dari rapat yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, Ketua DPR RI Puan Maharani hanya menyampaikan daftar hadir anggota parlemen dalam rapat paripurna tersebut.
"Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI, daftar hadir pada permulaan rapat paripurna DPR RI hari ini telah ditandatangani oleh 266 orang, izin 54 orang anggota sehingga hadir 320 orang anggota dari seluruh fraksi yang ada di DPR RI," ujar Puan saat memimpin rapat.
Setelah itu, Puan menyampaikan agenda rapat paripurna kali ini. Adapun agenda rapat kali ini tunggal yakni pidato Ketua DPR RI Puan Maharani. Setelah berpidato, Puan langsung menutup rapat. Dengan demikian, tak ada pembacaan surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI.
Sementara itu, senada dengan Puan yakni Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku, jika surat tersebut secara resmi belum dikirimkan ke pimpinan DPR RI.
"Suratnya secara resmi dari Setjen DPR belum dikirim ke pimpinan dan kalau dikirim ke pimpinan akan dibahas di rapim dan Bamus sesuai mekanisme mungkin besok atau pekan depan," ujar Dasco.
Selain itu, dirinya menegaskan, jika DPR akan mencermati dan mengkaji surat tersebut secara hati-hati.
"Jadi begini kami juga mendapatkan surat dari juga itu forum Purnawirawan juga beberapa surat yang mengatasnamakan Purnawirawan kan banyak. Jadi kita mesti sikapi hati-hati dan kita akan kaji dengan cermat sebelum ada hal yang diambil DPR," pungkasnya.