Jejak TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di UEA

TKW bernama Sri Nurhaida Pratiwi itu terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya melalui video call WhatsApp pada Senin (12/10).

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia- Reporter
Jejak TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di UEA
Foto terakhir tkw asal bandung barat dilaporkan hilang. (tangkapan layar video).

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jabar bergerak untuk mencari keberadaan pekerja migran Indonesia asal Cililin, Sri Nurhaida Pratiwi, yang diduga disekap. Informasi terakhir, Sri terlacak berada di wilayah Ajman, Uni Emirat Arab.

"Informasi mengenai lokasi terakhir yang dibagikan kepada keluarga, yakni di wilayah Ajman, Uni Emirat Arab, diharapkan dapat menjadi bahan penelusuran lebih lanjut oleh Perwakilan RI dan otoritas setempat," kata Kepala BP3MI Jabar, Kombes Singgih Hermawan, saat dikonfirmasi pada Jumat (16/10).

Sri, sambung Singgih, terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya melalui video call WhatsApp pada Senin (12/10). Saat itu, Sri terlihat berada di sebuah ruangan tertutup bersama seseorang yang belum diketahui identitasnya. Sri mengaku sedang disekap.

Kemudian, tak lama setelah video call, keluarga menerima pesan suara dari nomor tak dikenal yang memberitahukan bahwa Sri berada dalam kondisi baik. Namun demikian, informasi mengenai kondisi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Keluarga belum dapat memastikan informasi tersebut karena belum berhasil berkomunikasi langsung kembali dengan yang bersangkutan," ucap dia.

Singgih menambahkan Sri diduga berangkat ke Uni Emirat Arab secara ilegal. Sebab, dari hasil penelusuran di laman SISKOP2MI, tak ditemukan data penempatan ke Uni Emirat Arab atas nama Sri.

"Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan data penempatan atas nama Sri Nurhaida Pratiwi ke Persatuan Emirat Arab," ujar dia.

Ke depan, Singgih menyatakan pihaknya akan terus berupaya mencari keberadaan Sri dengan melibatkan instansi terkait. BP3MI Jabar juga siap mendampingi pihak keluarga apabila hendak membuat laporan ke polisi untuk menelusuri calo yang memfasilitasi keberangkatan Sri ke Uni Emirat Arab.

"BP3MI Jawa Barat juga siap mendampingi keluarga apabila akan membuat laporan kepada kepolisian terkait dugaan keterlibatan pihak sponsor dalam kasus ini," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, dari video yang beredar di media sosial, Sri berangkat pada 14 September 2026 dengan tujuan ke Dubai. Tak berselang lama usai pamit berangkat ke Dubai, Sri memberi kabar ke keluarganya telah menjadi korban penyekapan.

Rekomendasi